Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 di Jorong Sungai Lambai Timur Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmadina, Alfira
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Pendidikan, Budaya, Pelaksanaan, Persepsi.
DOI:
-
Abstract :
Data WHO (2021), pada bulan Oktober 2021 sebesar 34,3% dari populasi dunia telah diberikan vaksin lengkap. Data DinKes Kab. Solok Selatan pencapaian vaksin pertama sebesar 31% dan vaksin kedua sebesar 12,7% dari sasaran sebesar 143.956 orang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap vaksin Covid-19. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional study yang dilakukan di Jorong Sungai Lambai Timur Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan pada bulan Desember 2021-Januari 2022. Populasi semua masyarakat yang berjumlah 528 orang dengan teknik pengambilan sampel accidental samplingberjumlah 84 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil didapatkan 41,7% masyarakat memiliki persepsi negatif. sebesar 44,0% masyarakat memiliki tingkat pengetahuan rendah. Sebesar 39,3% masyarakat memiliki tingkat pendidikan rendah. Sebesar 34,5% masyarakat memiliki budaya.Sebesar 42,9% masyarakat belum melaksanakan vaksinasi Covid-19. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan (p = 0,0005 dan OR = 6,042), tingkat pendidikan (p
= 0,031 dan OR = 2,969), budaya (p = 0,012 dan OR = 3,658), dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 (p = 0,0005 dan OR = 6,727) dengan persepsi masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, budaya, dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan persepsi masyarakat. Untuk itu disarankan kepada masyarakat agar mencari informasi-informasi yang benar tentang vaksinasi Covid-19 dan bisa membedakan informasi yang benar dan informasi yang salah, sehingga masyarakat tidak salah dalam mempersepsikan tentang vaksin Covid-19.
= 0,031 dan OR = 2,969), budaya (p = 0,012 dan OR = 3,658), dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 (p = 0,0005 dan OR = 6,727) dengan persepsi masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, budaya, dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan persepsi masyarakat. Untuk itu disarankan kepada masyarakat agar mencari informasi-informasi yang benar tentang vaksinasi Covid-19 dan bisa membedakan informasi yang benar dan informasi yang salah, sehingga masyarakat tidak salah dalam mempersepsikan tentang vaksin Covid-19.