Perbandingan Efektifitas Rebusan Sereh (Cymbopogon) Dan Jahe Merah (Zingiber Officinale Varietas Rubrum) Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Nagari Muaro Paiti Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Azis, Aswira
Advisor:
Mardiah, Ainal
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Rebusan Sereh, Jahe Merah , Ibu Hamil Trimester i.
DOI:
-
Abstract :
Menurut Word Health Organitation (WHO) angka kejadian emesis gravidarum sekitar 14% dari semua wanita hamil. Sedangkan Kemenkes RI (2019) juga memperkirakan 11% wanita hamil yang mengalami emesis gravidarum. Keluhan mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 60-80% primigravida 60-40 % multigravida (Indriani, 2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Rebusan Sereh (Cymbopogon) Dan Jahe Merah (Zingiber Officinale Varietas Rubrum) Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Nagari Muaro Paiti Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan pre and post test without control menggunakan uji t-test independent dengan populasi 26 orang, sampel 24 responden. Alat ukur adalah kuesioner (PUQE)-24 serta alat untuk pembuatan rebusan sereh dan jahe merah. Hasil analisis uji independent sampel t test nilai p value 0,758 > 0,05, maka tidak ada perbandingan efektifitas rebusan sereh dan jahe merah terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trisemester 1. Hasil nilai mean post-test pemberian jahe merah 3,67 lebih efektif terhadap emesis gravidarum dibandingkan nilai mean 4.00 hasil post-test pemberin rebusan sereh, maka dapat di simpulkan bahwa pemberian jahe merah lebih efektif
dibandingkan pemberian rebusan sereh. Sehingga diharakan hasil penelitian ini dapat diaplikasikan untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Download From Google Drive