Analisis Penyebab Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Suwati
Advisor:
Nurhayati
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Sumber daya manusia, Kebijakan, Sarana, Dana, Hepatitis B pada Ibu Hamil.
DOI:
-
Abstract :
Hepatitis B merupakan masalah yang sering terjadi dalam kehamilan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hepatitis B dalam kehamlan yaitu dengan melakukan skrining hepatitis B pemeriksaan tripel eliminasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis Penyebab Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2021. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas
Kinali pada bulan Januari 2022. Jumlah informant pada penelitian ini yaitu , 1 orang kepala puskesmas, 1 orang bidan koordinator, 1 orang bidan pemegang program Tripel eliminasi, 1 orang kader dan 5 orang ibu hamil menderita Hepatitis B di Puskesmas Kinali. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Intrumen penelitian ini yaitu pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu penyajian data berdasarkan triagulasi data. Hasil penelitian dari segi input masih terdapat kendala sarana dan dana. Dari segi proses kendala yang ditemukan dalam proses pencegahan hepaititis B dana dan sarana masih kurang segingga reagen pemeriksaan tripel eliminasi sering tidak tersedia. Pada komponen output belum masih terjadi peningkatan kasus
hepatitis B dalam kehamilan dan juga program belum terlaksana dengan maksimal karena masih ada kendala dana dan sarana. Untuk kedepannya diharpakan pihak puskesmas untuk dapat menyediakan sarana yang lengkap sehingga pemeriksaan tidak tertunda.
Kinali pada bulan Januari 2022. Jumlah informant pada penelitian ini yaitu , 1 orang kepala puskesmas, 1 orang bidan koordinator, 1 orang bidan pemegang program Tripel eliminasi, 1 orang kader dan 5 orang ibu hamil menderita Hepatitis B di Puskesmas Kinali. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Intrumen penelitian ini yaitu pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu penyajian data berdasarkan triagulasi data. Hasil penelitian dari segi input masih terdapat kendala sarana dan dana. Dari segi proses kendala yang ditemukan dalam proses pencegahan hepaititis B dana dan sarana masih kurang segingga reagen pemeriksaan tripel eliminasi sering tidak tersedia. Pada komponen output belum masih terjadi peningkatan kasus
hepatitis B dalam kehamilan dan juga program belum terlaksana dengan maksimal karena masih ada kendala dana dan sarana. Untuk kedepannya diharpakan pihak puskesmas untuk dapat menyediakan sarana yang lengkap sehingga pemeriksaan tidak tertunda.