Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Akseptor IUD pada PUS di Kampung KB Kemantan Hilir Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Titis, Sorda
Advisor:
Oktavianis
Wahyuni
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, Dukungan Suami, Penggunaan Akseptor IUD.
DOI:
-
Abstract :
Masih tingginya laju pertumbuhan penduduk merupakan permasalahan yang
dihadapi Indonesia. Intra Uterine Device (IUD) adalah salah satu Alat Kontrasepsi Jangka Panjang yang paling efektif dan aman dibandingkan alat kontrasepsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan akseptor IUD pada PUS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan crossectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur (PUS) di Kampung KB Kemantan Hilir Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dengan jumlah populasinya adalah 133 PUS yang sudah menikah dan memiliki anak, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menjadi 56 sampel. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat, instrumen penelitian ini berupa lembar kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value =0,026 dan OR 0,692), sikap (p-value =0,004 dan OR 10,714) dan dukungan suami (p-value=0,000 dan OR 26,231) terhadap penggunaan akseptor
IUD pada PUS di Kampung KB Kemantan Hilir Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap dan dukungan suami berkaitan erat dengan penggunaan akseptor IUD. Disarankan Bagi tenaga kesehatan dapat memberikan dan meningkatkan informasi tentang kontrasepsi IUD melalui penyuluhan maupun konseling KB sehingga masyarakat mempunyai pengetahuan lebih banyak tentang alat kontrasepsi khususnya IUD sehingga masyarakat mampu meningkatkan sikap dan dukungan suami terhadap PUS.
dihadapi Indonesia. Intra Uterine Device (IUD) adalah salah satu Alat Kontrasepsi Jangka Panjang yang paling efektif dan aman dibandingkan alat kontrasepsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan akseptor IUD pada PUS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan crossectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur (PUS) di Kampung KB Kemantan Hilir Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dengan jumlah populasinya adalah 133 PUS yang sudah menikah dan memiliki anak, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menjadi 56 sampel. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat, instrumen penelitian ini berupa lembar kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value =0,026 dan OR 0,692), sikap (p-value =0,004 dan OR 10,714) dan dukungan suami (p-value=0,000 dan OR 26,231) terhadap penggunaan akseptor
IUD pada PUS di Kampung KB Kemantan Hilir Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap dan dukungan suami berkaitan erat dengan penggunaan akseptor IUD. Disarankan Bagi tenaga kesehatan dapat memberikan dan meningkatkan informasi tentang kontrasepsi IUD melalui penyuluhan maupun konseling KB sehingga masyarakat mempunyai pengetahuan lebih banyak tentang alat kontrasepsi khususnya IUD sehingga masyarakat mampu meningkatkan sikap dan dukungan suami terhadap PUS.