Analisis Kunjungan Balita Ke Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Gadang Kabupaten Solok Selatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Nengsih, Mega Sepri
Advisor:
Wahyuni
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Man, Machine, Money, Methode, Market.
DOI:
-
Abstract :
Penurunan angka kunjungan posyandu balita terjadi pada tahun 2018 97%, tahun 2019 93% dan tahun 2020 76% sebanyak 679 balita dan yang tidak datang untuk berkunjung ke Posyandu ialah sebanyak 107 balita dari 886 balita. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Analisis Kunjungan Balita Ke Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Gadang Kabupaten Solok Selatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan desain penelitian fenomenalogi. Informant pada penelitian ini terdiri dari kepala puskesmas Lubuk Gadang, Ka
instalasi Gizi, 2 orang bidan, 1 orang kader, 2 orang tokoh masyatakat, dan 4 orang ibu yang memiliki balita. Hasil penelitian Input Man didapatkan jumlah bidan sudah cukup, dan aktif dalam melakukan posyandu balita, Machine didapatkan Sarana dan prasarana di posyandu balita masih kurang memadai
dan tidak layak, Money didapatkan posyandu tidak memiliki dana khusus untuk kegiatan posyandu balita dan sering diambil dari dana nagari, Methode didapatkan Kebijakan yang dilakukan pada posyandu balita adalah pemberian makanan tambahan dan jika ibu tidak membawa anaknya posyandu dilakukan
kunjungan balita kerumah, market dimana promosi kesehatan dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan agar status gizi balita dapat terpantau. Dari segi proses kendala dalam posyandu balita adalah sarana prasarana dan pendanaan. Dari segi output peningkatan posyandu balita sudah berhasil
90% balita yang berkunjung ke posyandu. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa SDM sudah cukup, Sarana dan Prasarana tidak memadai, tidak ada dana khusus, program PMT, dan promosi kesehatan balita. Maka disarankan untuk Puskesmas Lubuk gadang agar meningkatkan lagi program
posyandu balita.
instalasi Gizi, 2 orang bidan, 1 orang kader, 2 orang tokoh masyatakat, dan 4 orang ibu yang memiliki balita. Hasil penelitian Input Man didapatkan jumlah bidan sudah cukup, dan aktif dalam melakukan posyandu balita, Machine didapatkan Sarana dan prasarana di posyandu balita masih kurang memadai
dan tidak layak, Money didapatkan posyandu tidak memiliki dana khusus untuk kegiatan posyandu balita dan sering diambil dari dana nagari, Methode didapatkan Kebijakan yang dilakukan pada posyandu balita adalah pemberian makanan tambahan dan jika ibu tidak membawa anaknya posyandu dilakukan
kunjungan balita kerumah, market dimana promosi kesehatan dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan agar status gizi balita dapat terpantau. Dari segi proses kendala dalam posyandu balita adalah sarana prasarana dan pendanaan. Dari segi output peningkatan posyandu balita sudah berhasil
90% balita yang berkunjung ke posyandu. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa SDM sudah cukup, Sarana dan Prasarana tidak memadai, tidak ada dana khusus, program PMT, dan promosi kesehatan balita. Maka disarankan untuk Puskesmas Lubuk gadang agar meningkatkan lagi program
posyandu balita.