Analisis Penyebab Kematian Ibu Di Wilayah Kota Solok Tahun 2019-2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yulita, Arinda
Advisor:
Hasnita, Evi
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kematian Ibu, Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana, Dana.
DOI:
-
Abstract :
Permasalahan kesehatan ibu dan anak (KIA) hingga kini menjadi prioritas program kesehatan di Indonesia Kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan meliputi (preeklamsia) dan infeksi.Tujuan Penelitian ini adalah
untuk menganalisis Penyebab Kematian Ibu di Wilayah Kota Solok Tahun 2019-2021. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh angka kematian ibu saat bersalin di wilayah kerja Kota Solok pada bulan pada bulan Januari 2019 hingga Desember 2021 sebanyak 23 orang. Teknik pengambilan sampel secara Total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu dengan melihat Rekam Medik ibu hamil ketika persalinan pada tahun 2019-2021. Analisa data dilakukan dengan matriks triangulasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa SDM di Rumah Sakit M.Natsir sudah sesuai standar namun RSIA Permata Bunda dan Puskesmas belum sesuai standar, Sarana dan prasarana di Rumah Sakit M.Natsir Sudah lengkap dan sesuai standar, namun untuk RSIA Permata Bunda dan Puskesmas belum memiliki peralatan medis yang lengkap dan belum sesuai standar, tidak ada dana khusus untuk PONEK dan PONED, Dana informan dalam persalinan di Rumah Sakit M.Natsir, RSIA Permata Bunda dan Puskesmas menggunakan BPJS dan
KIS, ada 11 penyebab kematian ibu di Kota Solok diantaranga: Death of Accident, Pendarahan, Solusio Plasenta, Malignancy, Inversio Uteri, Kehamilan diluar rahim, syok hipovolamik, preeklamsi berat, hipertensi kronik, atonia uteri, dan IUFD, Diagnosa kematian ibu di Rumah Sakit Umum M. Natsir, RSIA
dan Puskesmas di putuskan oleh dokter kandungan. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa SDM, Sarana dan Prasarana, dan dana sudah cukup dan memadai di Rumah Sakit M.Natsir. Maka disarankan untuk Kota Solok agar meningkatkan lagi program ibu hamil.
untuk menganalisis Penyebab Kematian Ibu di Wilayah Kota Solok Tahun 2019-2021. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh angka kematian ibu saat bersalin di wilayah kerja Kota Solok pada bulan pada bulan Januari 2019 hingga Desember 2021 sebanyak 23 orang. Teknik pengambilan sampel secara Total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu dengan melihat Rekam Medik ibu hamil ketika persalinan pada tahun 2019-2021. Analisa data dilakukan dengan matriks triangulasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa SDM di Rumah Sakit M.Natsir sudah sesuai standar namun RSIA Permata Bunda dan Puskesmas belum sesuai standar, Sarana dan prasarana di Rumah Sakit M.Natsir Sudah lengkap dan sesuai standar, namun untuk RSIA Permata Bunda dan Puskesmas belum memiliki peralatan medis yang lengkap dan belum sesuai standar, tidak ada dana khusus untuk PONEK dan PONED, Dana informan dalam persalinan di Rumah Sakit M.Natsir, RSIA Permata Bunda dan Puskesmas menggunakan BPJS dan
KIS, ada 11 penyebab kematian ibu di Kota Solok diantaranga: Death of Accident, Pendarahan, Solusio Plasenta, Malignancy, Inversio Uteri, Kehamilan diluar rahim, syok hipovolamik, preeklamsi berat, hipertensi kronik, atonia uteri, dan IUFD, Diagnosa kematian ibu di Rumah Sakit Umum M. Natsir, RSIA
dan Puskesmas di putuskan oleh dokter kandungan. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa SDM, Sarana dan Prasarana, dan dana sudah cukup dan memadai di Rumah Sakit M.Natsir. Maka disarankan untuk Kota Solok agar meningkatkan lagi program ibu hamil.