Determinan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Amriani, Putri
Advisor:
Oktavianis
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Asi Ekslusif, Pola makan, Pendapatan, Sanitasi, Stunting.
DOI:
-
Abstract :
Kekurangan gizi pada anak dapat mengakibatkan gagalnya tumbuh kembang otak anak. Tren persentase balita usia 0-59 bulan sangat pendek dan pendek di Indonesia sejak tahun 2014 sampai tahun 2020 cenderung mengalami penurunan, dimana pada tahun 2014 persentasenya sebesar 37,2%, sedangkan pada tahun 2020 persentasenya sebesar 27,7%. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung Tahun 2022. Jenis penelitian Survei analitik dengan desain crossectional study. Penelitian telah dilaksanakan bulan Desember-Januari 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Laweh. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Balita yang berdomisili Wilayah Kerja Puskesmas Padang Laweh berjumlah 1070 orang. Sampel dalam penelitian ini dengan teknik sampel accidental sampling. sampel yang digunakan 92 orang, serta instrumen yang digunakan adalah Kuesioner dan dianalisis dengan univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square (nilai )= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden 69 responden (75%) tidak mengalami stunting, 67 responden (72,8%) tidak menyusui secara ekslusif, 49 responden (53,3%) sudah memiliki pola makan yang cukup, 78 responden (84,8%) memiliki pendapatan < UMR, 47 responden (51,1%) sudah memenuhi syarat sanitasi. Hasil bivariat didapatkan yaitu ada hubungan yang bermakna antara asi ekslusif (p=0,021; OR = 3,601), Pola makan (p=0,003; OR= 6,175), Pendapatan (p=0,039; OR = 0,258) dengan kejadian stunting. Tidak ada hubungan yang bermakna antara sanitasi dengan kejadian stunting (p=0,278). Disimpulkan ada hubungan ASI Ekslusif,pola makan dan
pendapatan dengan kejadian stuntingDiharapkan untuk selalu mengikuti kegiatan posyandu karena dapat menambah pengetahuan ibu balita tentang kejadian stunting pada balita sehingga ibu lebih memperhatikan asupan gizi pada balita.
pendapatan dengan kejadian stuntingDiharapkan untuk selalu mengikuti kegiatan posyandu karena dapat menambah pengetahuan ibu balita tentang kejadian stunting pada balita sehingga ibu lebih memperhatikan asupan gizi pada balita.