Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita Selama Masa Pandemi Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Laweh Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Arneti
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Noflidaputri, Resty
Noflidaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Masa pandemi, pelaksanaan posyandu balita.
DOI:
-
Abstract :
Pandemi COVID -19 telah menyebabkan banyak nyawa hilang dengan kasus 96.599.410 jiwa dan korban meninggal dunia 2.063.971. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, dari 18.203 sasaran balita pada tahun 2020 sebanyak 70,75% dengan target 87%.Jenis penelitian ini adalah studi kualitatif, teknik Penentuan informan adalah metode purposive sampling, jumlah subjek
penelitian 16 orang penelitian selama 2 minggu, proses analisa data adalah variabel input, proses, dan output. Hasil penelitian didapatkan komponen input kebijakan sudah dapat dilaksanakan sesuai dengan SK, sarana dan prasarana dalam pelaksanaan posyandu belum memadai, sumber daya manusia sudah maksimal, dana perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan posyandu Diketahui komponen proses (pelaksanaan, sosialisasi dan intervensi evaluasi) dalam
pelaksanaan posyandu perlu pemegang program posyandu membentuk kelompok desa wisma, sosialisasi dan intervensi susahnya untuk bisa mengumpulkan masyarakat, dari segi evaluasi masih banyak kendala seperti jarak, dan masyarakat takut untuk datang ke posyandu. Diketahui komponen output yang berhubungan dengan pencapaian Pelaksanaan Posyandu
mengalami penurunan Dapat disimpulkan kebijakan dilaksanakan dengan baik, SDM sudah mencukupi, dana masih kurang maksimal, sarana masih kurang. Pencapaian pelaksanaan posyandu mengalami penurunan.
penelitian 16 orang penelitian selama 2 minggu, proses analisa data adalah variabel input, proses, dan output. Hasil penelitian didapatkan komponen input kebijakan sudah dapat dilaksanakan sesuai dengan SK, sarana dan prasarana dalam pelaksanaan posyandu belum memadai, sumber daya manusia sudah maksimal, dana perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan posyandu Diketahui komponen proses (pelaksanaan, sosialisasi dan intervensi evaluasi) dalam
pelaksanaan posyandu perlu pemegang program posyandu membentuk kelompok desa wisma, sosialisasi dan intervensi susahnya untuk bisa mengumpulkan masyarakat, dari segi evaluasi masih banyak kendala seperti jarak, dan masyarakat takut untuk datang ke posyandu. Diketahui komponen output yang berhubungan dengan pencapaian Pelaksanaan Posyandu
mengalami penurunan Dapat disimpulkan kebijakan dilaksanakan dengan baik, SDM sudah mencukupi, dana masih kurang maksimal, sarana masih kurang. Pencapaian pelaksanaan posyandu mengalami penurunan.