Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Ibu Hamil Usia Kehamilan 38 Minggu Untuk Melakukan Pemeriksaan Swab PCR Sebelum Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Mursi, Rika Sefnita
Advisor:
Fitri, Nina
Mardiah, Ainal
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, Dukungan Keluarga, Peran petugas kesehatan, keikutsertaan melakukan swab PCR.
DOI:
-
Abstract :
Dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona maka sebelum persalinan semua ibu hamil di anjurkan melakukan skrining Swab test dengan metode PCR. Berdasarkan jumlah skrining yang dilakukan di Puskesmas Ampalu bulan Juni Agustus tahun 2021 tercatat dari 103 ibu hamil hanya 25 orang (24,27%) diantara mereka yang melakukan skrining Covid sebelum persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Ibu Hamil Usia Kehamilan 38 Minggu Untuk Melakukan Pemeriksaan Swab PCR Sebelum Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung Tahun 2021. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung pada bulan Januari 2022. Populasi semua ibu hamil UK 38 minggu yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Jenis data primer dan sekunder. Instrumen
penelitian kuesioner kemudian analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (p value= 0,011), sikap (p value=0,004), dukungan keluarga (p value=0,013) dan tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (p value= 0,362) dengan keikutsertaan ibu hamil usia kehamilan 38 minggu untuk melakukan pemeriksaan swab PCR sebelum persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung Tahun 2022. Kesimpulan
terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga, sedangkan tidak terdapat hubungan peran petugas kesehatan dengan keikutsertaan ibu hamil usia kehamilan 38 minggu untuk melakukan pemeriksaan swab PCR sebelum persalinan. Disarankan kepada bidan untuk lebih giat memberikan penyuluhan tentang skrining covid 19 agar dapat meningkat pengetahuan ibu hamil dan memotivasi ibu hamil untuk melakukan skrining covid 19.
penelitian kuesioner kemudian analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (p value= 0,011), sikap (p value=0,004), dukungan keluarga (p value=0,013) dan tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (p value= 0,362) dengan keikutsertaan ibu hamil usia kehamilan 38 minggu untuk melakukan pemeriksaan swab PCR sebelum persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung Tahun 2022. Kesimpulan
terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga, sedangkan tidak terdapat hubungan peran petugas kesehatan dengan keikutsertaan ibu hamil usia kehamilan 38 minggu untuk melakukan pemeriksaan swab PCR sebelum persalinan. Disarankan kepada bidan untuk lebih giat memberikan penyuluhan tentang skrining covid 19 agar dapat meningkat pengetahuan ibu hamil dan memotivasi ibu hamil untuk melakukan skrining covid 19.