Perbandingan Kandungan Zat Besi (Fe) Dan Seng (Zn) Pada Serbuk Varietas Bayam (Amaranthus) Sebagai Bahan Campuran MP-ASI Pada Balita
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Febrika, Alifia Maya
Advisor:
Medhyna, Vedjia
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Serbuk bayam, MP-ASI , Zat gizi dan Uji Laboratorium.
DOI:
-
Abstract :
Masa bayi merupakan masa yang paling penting, karena merupakan masa yang sangat rawan terhadap kekurangan gizi. Pemberian makan pendamping ASI mempunyai peranan penting terhadap penganggulangan masalah kekurangan gizi pada bayi. Makanan pendamping ASI(MPASI) adalah makanan padat yang mengandung nutrisi lengkap yang diberikan kepada bayi mulai usia 6-36 bulan disamping ASI untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Bayam merupakan sayuran yang memiliki kandungan zat besi dan seng yang tinggi. Pengolahan serbuk berbahan dasar bayam merah, bayam hijau, bayam batik dan bayam duri merupakan salah satu alternative untuk pemberian campuran bahan tambahan MP-ASI dengan pemberian bahan makanan local. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan kandungan zat besi dan seng pada serbuk bayam merah, bayam hijau, bayam batik dan bayam duri sebagai bahan campuran MP-ASI pada balita. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 sampai Februari 2022.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan uji laboratorium. Metode yang digunakan adalah spektrofotometer serapan atom (SSA). Hasil penelitian uji laboratorium didapatkan kandungan gizi serbuk bayam duri dalam 1 gram terdapat zat besi 25,8500 mg dan seng 13,8500 mg, kandungan serbuk bayam hijau dalam 1 gram terdapat zat besi 46,3129 mg dan seng 2,7975 mg, kandungan serbuk bayam batik dalam 1 gram terdapat zat besi 25,6269 mg dan seng 8,4924 mg, kandungan serbuk bayam merah dalam 1 gram terdapat zat besi 25,2273 mg dan seng 13,9375 mg. Hasil penelitian ini bisa menjadi acuan dan sumber informasi bagi para ibu yang memiliki balita untuk dapat memberikan inovasi makanan tambahan yang beragam kepada anaknya. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar melakukan pengujian laboratorium dengan melihat kandungan protein, karbohidrat dan fosfor dan lebih selektif dalam pengolahan serbuk bayam.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan uji laboratorium. Metode yang digunakan adalah spektrofotometer serapan atom (SSA). Hasil penelitian uji laboratorium didapatkan kandungan gizi serbuk bayam duri dalam 1 gram terdapat zat besi 25,8500 mg dan seng 13,8500 mg, kandungan serbuk bayam hijau dalam 1 gram terdapat zat besi 46,3129 mg dan seng 2,7975 mg, kandungan serbuk bayam batik dalam 1 gram terdapat zat besi 25,6269 mg dan seng 8,4924 mg, kandungan serbuk bayam merah dalam 1 gram terdapat zat besi 25,2273 mg dan seng 13,9375 mg. Hasil penelitian ini bisa menjadi acuan dan sumber informasi bagi para ibu yang memiliki balita untuk dapat memberikan inovasi makanan tambahan yang beragam kepada anaknya. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar melakukan pengujian laboratorium dengan melihat kandungan protein, karbohidrat dan fosfor dan lebih selektif dalam pengolahan serbuk bayam.