Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Usia Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Gadang Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Juwita, Prima
Advisor:
Febriani, Yelva
Amalina, Nurul
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan, Pengetahuan, Peran Orang Tua, Usia.
DOI:
-
Abstract :
Maraknya pernikahan usia dini di Solok Selatan mengakibatkan meningkatnya jumlah ibu hamil yang berusia 21 tiap tahun, dimana jumlah ibu hamil usia dini tahun 2019 sebanyak 14%, dan tahun 2020 sebanyak 15,9% dan pada tahun 2021 18%. Dampak yang ditimbulkan dari kehamilan usia dini dikarenakan belum matangnya kesehatan reproduksi ibu hamil. Tujuan Penelitian ini mengetahui FaktorFaktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Usia Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Gadang Tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan ross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berdomilisi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Gadang pada bulan pada bulan Januari - Desember 2021 sebanyak 133 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Proportional Random sampling sebanyak 57 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari analisa univariat 48 orang (84,2%) memiliki status ekonomi rendah, 33 orang (57,9%) memiliki pengetahuan rendah, 39 orang (
68,4%) memiliki pendidikan tinggi, 31 Orang (54,4%) kurang mendapat dukungan dari orang tua, dan 45 orang (78,9%) merupakan ibu hamil berusia < 20 tahun. Analisa bivariat didapat kan terdapat hubungan antara status ekonomi (P-value = 0,011), pengetahuan (P-value = 0,0447), pendidikan (Pvalue = 0,033), dan peran orang tua ( P-value = 0,002) terhadap kehamilan usia dini. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status ekonomi, pengetahuan, pendidikan, dan peran orang tua terhadap kehamilan usia dini. Oleh sebab itu disarankan untuk wilayah
kerja Puskesmas Lubuk Gadang agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang dampak kehamilan usia dini untuk menurunkan kasus pernikahan usia dini.
68,4%) memiliki pendidikan tinggi, 31 Orang (54,4%) kurang mendapat dukungan dari orang tua, dan 45 orang (78,9%) merupakan ibu hamil berusia < 20 tahun. Analisa bivariat didapat kan terdapat hubungan antara status ekonomi (P-value = 0,011), pengetahuan (P-value = 0,0447), pendidikan (Pvalue = 0,033), dan peran orang tua ( P-value = 0,002) terhadap kehamilan usia dini. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status ekonomi, pengetahuan, pendidikan, dan peran orang tua terhadap kehamilan usia dini. Oleh sebab itu disarankan untuk wilayah
kerja Puskesmas Lubuk Gadang agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang dampak kehamilan usia dini untuk menurunkan kasus pernikahan usia dini.