Studi Kualitatif Deskriptif Keberhasilan Pelaksanaan Kelas Ibu Muda dalam Menurunkan Kematian Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Irawati, Lulu
Advisor:
Rezkiki, Fitrianola
Sari, Novi Wulan
Sari, Novi Wulan
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kematian bayi, kelas ibu muda.
DOI:
-
Abstract :
Pernikahan usia dini masih banyak dijumpai pada masyarakat., yang dapat
berdampak pada terjadinya kematian bayi. Pada awal tahun 2016 (bulan Januari) terdapat 1 kematian bayi yang berasal dari ibu muda, maka mulai bulan Maret 2016 Puskesmas Padang Pasir membentuk kelas ibu muda untuk mencegah terjadinya kematian bayi. Kegiatan kelas Imud ini telah masuk ke nominasi 40 besar inovasi pelayanan publik di Indonesia, dan berhasil menurunkan kematian bayi di Puskesmas Padang Pasir. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang keberhasilan pelaksanaan kelas ibu muda dalam menurunkan kematian bayi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Puskesmas Padang Pasir, Pemegang Program Kelas Ibu Muda, Bidan pembina wilayah sebagai pelaksana kelas ibu muda, dan ibu muda mengikuti program kelas ibu muda. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa kebijakan pelaksanaan kelas Imud berawal dari adanya kematian bayi yang berasal dari ibu muda (usia < 20 tahun). Dana diambil dari dana BOK Puskesmas. Masih kurangnya SDM yang mengikuti TOT kelas Imud, karena program ini belum pernah dilakukan dimanapun. Proses pelaksanaan tidak ditemukan adanya kendala yang berarti karena adanya kerjasama lintas sector. Disimpulkan bahwa kelas Imud dapat dilakukan di Puskesmas lain, tanpa harus menyediakan dana, sarana, dan SDM khusus. Diharapkan Puskesmas agar mengadakan pelatihan khusus TOT untuk kelas Imud.
berdampak pada terjadinya kematian bayi. Pada awal tahun 2016 (bulan Januari) terdapat 1 kematian bayi yang berasal dari ibu muda, maka mulai bulan Maret 2016 Puskesmas Padang Pasir membentuk kelas ibu muda untuk mencegah terjadinya kematian bayi. Kegiatan kelas Imud ini telah masuk ke nominasi 40 besar inovasi pelayanan publik di Indonesia, dan berhasil menurunkan kematian bayi di Puskesmas Padang Pasir. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang keberhasilan pelaksanaan kelas ibu muda dalam menurunkan kematian bayi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Puskesmas Padang Pasir, Pemegang Program Kelas Ibu Muda, Bidan pembina wilayah sebagai pelaksana kelas ibu muda, dan ibu muda mengikuti program kelas ibu muda. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa kebijakan pelaksanaan kelas Imud berawal dari adanya kematian bayi yang berasal dari ibu muda (usia < 20 tahun). Dana diambil dari dana BOK Puskesmas. Masih kurangnya SDM yang mengikuti TOT kelas Imud, karena program ini belum pernah dilakukan dimanapun. Proses pelaksanaan tidak ditemukan adanya kendala yang berarti karena adanya kerjasama lintas sector. Disimpulkan bahwa kelas Imud dapat dilakukan di Puskesmas lain, tanpa harus menyediakan dana, sarana, dan SDM khusus. Diharapkan Puskesmas agar mengadakan pelatihan khusus TOT untuk kelas Imud.