Hubungan Luas Ventilasi Kamar, Kepadatan Hunian Kamar dan Perilaku Merokok dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Gedang Desa Siulak Gedang Kabupaten Kerinci

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Jaya, Bobi Indra
Advisor:
Febrina, Wiwit
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Luas ventilasi kamar, kepadatan hunian kamar, Perilaku merokok, ISPA, balita.
DOI:
-
Abstract :
Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study
yang telah dilaksanakan pada bulan Desember 2020 dengan populasi seluruh balita yang ada di Desa Siulang Gedang yaitu sebanyak 75 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple random sampling dengan besaran sampel sebanyak 63 responden. Pengumpulan data menggunakan angket berupa kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisia bivariat yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,3% responden dengan anggota keluarga tidak merokok, 63,5% kepadatan hunian kamar tidak memenuhi syarat, 76,2% luas ventilasi memenuhi syarat, 34,9% responden dengan kejadian ISPA. Terdapat hubungan perilaku merokok anggota keluarga ( p = 0,01, OR = 4,773), kepadatan hunian kamar (p = 0,013, OR = 8,023) dengan kejadian ISPA pada balita, sedangkan variabel luas ventilasi kamar tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita ( p = 0,089). Disimpulkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita adalah perilaku merokok anggota keluarga dan kepadatan hunian kamar. Maka dari itu diharapkan kepada anggota keluarga yang memiliki balita untuk dapat menghindarkan
perilaku merokok di dalam rumah serta memperhatikan kepadatan hunian yang
memenuhi syarat kesehatan, agar dapat menurunkan resiko kejadian ISPA pada balita.
Download From Google Drive