Pengaruh Rebusan Air Daun Salam Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Upt Puskesmas Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitrianti, Ilma
Advisor:
Febriyeni
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Air Rebusan Daun Salam, Hipertensi , Tekanan Darah.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit Hipertensi saat ini merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Di
Tanah Datar penderita terbanyak hipertensi yaitu di Puskesmas Tanjung Emas.
Penanganan hipertensi dapat dilakukan pengobatan farmakologi dan non
farmakologi. Non farmakologi diantaranya dengan terapi air rebusan daun salam. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh rebusan air daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi di Puskesmas Tanjung Emas tahun 2020. Desain penelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan one group pre test and post test desain. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua penderita hipertensi di atas umur 45 tahun di Puskemas Tanjung Emas, dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampel. Hasil analisa univariat diketahui rata-rata tekanan darah sistolik sebelum diberikan air rebusan daun salam adalah 168,2 mmhg dan tekanan darah tinggi diastolik 97,0 mmhg. Rata rata tekanan darah sistolik sesudah diberikan air rebusan daun salam adalah 160,7 mmhg dan tekanan darah diastolik 67, 3 mmhg. Hasil analisa Bivariat diketahui ada pengaruh rebusan daun air salam terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi di Puskesmas Tanjung Emas tahun 2020, Sistolik Pvalue = 0.000 dan diastolik Pvalue = 0.000. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh rebusan air daun salam terhadap penurunan
tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan pada petugas kesehatan agar dapat meningkatan kesehatan pasien hipertensi, dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam guna menurunkan tekanan darah.
Tanah Datar penderita terbanyak hipertensi yaitu di Puskesmas Tanjung Emas.
Penanganan hipertensi dapat dilakukan pengobatan farmakologi dan non
farmakologi. Non farmakologi diantaranya dengan terapi air rebusan daun salam. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh rebusan air daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi di Puskesmas Tanjung Emas tahun 2020. Desain penelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan one group pre test and post test desain. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua penderita hipertensi di atas umur 45 tahun di Puskemas Tanjung Emas, dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampel. Hasil analisa univariat diketahui rata-rata tekanan darah sistolik sebelum diberikan air rebusan daun salam adalah 168,2 mmhg dan tekanan darah tinggi diastolik 97,0 mmhg. Rata rata tekanan darah sistolik sesudah diberikan air rebusan daun salam adalah 160,7 mmhg dan tekanan darah diastolik 67, 3 mmhg. Hasil analisa Bivariat diketahui ada pengaruh rebusan daun air salam terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi di Puskesmas Tanjung Emas tahun 2020, Sistolik Pvalue = 0.000 dan diastolik Pvalue = 0.000. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh rebusan air daun salam terhadap penurunan
tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan pada petugas kesehatan agar dapat meningkatan kesehatan pasien hipertensi, dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam guna menurunkan tekanan darah.