Pengaruh Pemberian Modalitas Trans Electrical Nerve Stimulation Dan Core Stability Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Pada Kondisi Low Back Pain Miogenik Di RSUD Solok Pada Tahun 2016
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Savita, Herlina Oryza
Advisor:
Hasnita, Evi
Naibaho, Andar Basa Panuturi
Naibaho, Andar Basa Panuturi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pemberian Modalitas Trans Electrical Nerve Stimulation Dan Core Stability Exercise, Kondisi Low Back Pain Miogenik.
DOI:
-
Abstract :
Nyeri punggung bawah miogenik berhubungan dengan stress/strain otot punggung, tendon, ligament yang biasanya ada bila melakukan aktivitas sehari hari berlebihan. Nyeri bersifat tumpul, intensitas bervariasi seringkali menjadi kronik, dapat terlokalisir atau dapat meluas ke sekitar glutea. Nyeri ini tidak disertai dengan hipertensi, parestesi, kelemahan atau defisit neorologis. Bila batuk atau bersin tidak menjalar ke tungkai. Sementara di Indonesia walaupun data epidemiologic mengenai LBP belum ada namun diperkirakan 40% penduduk Jawa Tengah berusia antara 65 tahun pernah menderita nyeri punggung dan prevalensinya pada laki-laki 18,2% dan pada perempuan 13,6%. Jenis desain penelitian yang digunakan dalam percobaan penelitian Semu (Eksperimen Kuasi) dengan metode desain sirkuit (Times Analisis Series), desain ini membuat pengamatan (pengukuran diulangi), sebelum dan setelah pengobatan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mengikuti pengobatan dengan TENS Dan Core stability exercise. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling sehingga didapatkan sampel 10 pasien dengan nyeri punggung bawah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi yaitu pengukuran nyeri responden. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi uji t-dependent. Berdasarkan hasil penelitian diketahui rata -rata nyeri responden sebelum intervensi adalah 7,90 dan rata-rata nyeri sesudah intervensi adalah 3,60 . hasil analisis statik menunjukkan bahwa ada perbedaan rata - rata nyeri sebelum dan sesudah pemberian intervensi dengan rata - rata = 4,30 dan p=0,000 dengan standar deviasi 0,039. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi TENS dan Core stability efektif dapat menurunkan nyeri pada penderita low back pain miogenik. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan secara berkala setiap kegiatan dalam menganjurkan pasien melakukan terapi sesuai dengan jadwalnya .