Analisis Kecemasan Akan Kematian Odha Dalam Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Tanah Datar

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Aldila, Lince
Advisor:
Yenni
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kecemaasn, Kematian, ODHA, HIV.
DOI:
-
Abstract :
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus penyebab AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) yang menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian terpenting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Respon awal seorang individu dinyatakan positif terpapar virus HIV/AIDS adalah dunia serasa berhenti dan kiamat ada di depan mata. Dalam keadaan ini individu
merasa kecemasan, penolakan, tidak percaya dan Penyangkalan. Memunculkan depresi, kecemasan, frustasi dan marah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data secara empirik mengenai bagaimana kecemasan akan kematian ODHA ( Orang Hidup Dengan HIV AIDS) di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi penyelidikan menggunakan pendekatan fenomenologi pada bulan Februari 2021 dengan jumlah informan 5 orang ODHA. Hasil penelitian didapatkan ODHA merasa takut, cemas dikucilkan oleh masyarakat,dan merasa cemas meninggal anaknya. Saat pandemi Covid-19 maka akan dikuburkan dengan protokol kesehatan, Informan merasakan bahwa ini merupakan akibat prilaku negatif masa lalu yang pernah dilakukan, taubatnya belum di terima oleh Allah SWT dan merasa amal yang dilakukan belum banyak untuk menghapus dosa yang pernah dilakukan, Informan mengatakan jika meninggal jasatnya akan dimakan cacing dan keluarga hanya merasakan sedih sesaat 1-2 bulan setelah itu dia merasa akan dilupakan dan hanya mengharapkan doa dari anak dan keluarga. Disimpulkan kecemasan kematian pada ODHA ada 3 dimensi yaitu: kecemasan akan proses menuju kematian (Fear Of Dying), kecemasan akan kehidupan setelah Kematian (Fear Of Afterlife), kecemasan akan kemusnahan diri ( Fear Of Extinction). Diharapkan ODHA menerapkan
protokol kesehatan 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) sehingga terhindar dari penularan virus Covid-19, makan ARV secara teratur dan berdoa semoga sehat dan tetap dapat mempertahankan kualitas hidup sebagai ODHA.
Download From Google Drive