Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn.P Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Besar Kota Tahun 2021
Categorie(s):
Complementary Nursing Case Study
Author(s):
Zakyiah, Ulfa
Advisor:
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hiperkolesterol, Terapi Komplementer, Rebusan Daun Sirsak, Rebusan Daun Salam.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang: Kolesterol adalah salah satu komponen dalam membentuk
lemak. Kolesterol merupakan masalah kompleks dalam tubuh manusia. Menjadi
sebuah dilema bagi siapapun yang belum tahu betul manfaat dan bahaya
kolesterol. Disatu sisi memiliki manfaat yang baik dalam tubuh manusia disisi lain kolesterol sangat berbahaya dalam tubuh apabila jumlah kolesterol jahat (low density lipoprotein) mendominasi jumlah kolesterol baik (high density
lipoprotein) bisa menyebabkan beberapa penyakit seperti, penyakit jantung,
diabetes, dan aterosklerosis. Tingkat kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia adalah keadaan gangguan kadar lemak dalam darah, dimana kadar kolesterol dalam darah lebih dari 240 mg/dl. Pendekatan nonfarmakologis merupakan intervensi wajib yang harus dilakukan pada setiap terapi farmakologis. Termasuk ke dalam penanganan nonfarmakologis adalah dengan memberikan terapi komplementer. Terapi komplementer juga merupakan terapi alamiah diantaranya adalah dengan terapi herbal. Jenis terapi herbal yang dapat digunakan dalam penurunan kadar kolesterol adalah daun sirsak dan daun salam. Tujuan: untuk mengelola asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan komplementer pada keluarga Tn.P di wilayah kerja puskesmas kampung besar kota tahun 2021. Metode: pada implementasi diterapkan beberapa komplementer seperti pemberian rebusan daun sirsak, dan pemberian rebusan daun salam, serta pengukuran kadar kolesterol. Hasil: terdapat penurun kadar kolesterol dalam darah antara sebelum dan sesudah dilakukan implementasi. Kesimpulan: penerapan terapi komplementer yang dipakai menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang diderita pasien. Karena itu, penerapan evidence base nursing ini dalam memberikan asuhan keperawatan direkomendasikan.
lemak. Kolesterol merupakan masalah kompleks dalam tubuh manusia. Menjadi
sebuah dilema bagi siapapun yang belum tahu betul manfaat dan bahaya
kolesterol. Disatu sisi memiliki manfaat yang baik dalam tubuh manusia disisi lain kolesterol sangat berbahaya dalam tubuh apabila jumlah kolesterol jahat (low density lipoprotein) mendominasi jumlah kolesterol baik (high density
lipoprotein) bisa menyebabkan beberapa penyakit seperti, penyakit jantung,
diabetes, dan aterosklerosis. Tingkat kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia adalah keadaan gangguan kadar lemak dalam darah, dimana kadar kolesterol dalam darah lebih dari 240 mg/dl. Pendekatan nonfarmakologis merupakan intervensi wajib yang harus dilakukan pada setiap terapi farmakologis. Termasuk ke dalam penanganan nonfarmakologis adalah dengan memberikan terapi komplementer. Terapi komplementer juga merupakan terapi alamiah diantaranya adalah dengan terapi herbal. Jenis terapi herbal yang dapat digunakan dalam penurunan kadar kolesterol adalah daun sirsak dan daun salam. Tujuan: untuk mengelola asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan komplementer pada keluarga Tn.P di wilayah kerja puskesmas kampung besar kota tahun 2021. Metode: pada implementasi diterapkan beberapa komplementer seperti pemberian rebusan daun sirsak, dan pemberian rebusan daun salam, serta pengukuran kadar kolesterol. Hasil: terdapat penurun kadar kolesterol dalam darah antara sebelum dan sesudah dilakukan implementasi. Kesimpulan: penerapan terapi komplementer yang dipakai menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang diderita pasien. Karena itu, penerapan evidence base nursing ini dalam memberikan asuhan keperawatan direkomendasikan.