Asuhan Keperawatan Komplementer Dengan Rematik (Rheumathoid Arthritis) Pada Tn.S Di Wilayah Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat 2021
Categorie(s):
Complementary Nursing Case Study
Author(s):
Wahyuni, Sri
Advisor:
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, Keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Rematik adalah gangguan autoimun kronik yang menyebabkan proses inflamasi pada sendi. Rematik dapat terjadi pada semua jenjang umur dari kanak-kanak sampai usia lanjut. Namun resiko akan meningkat dengan meningkatnya umur. Rematik adalah penyakit autoimun sistemik kronis yang tidak diketahui penyebabnya dikarekteristikan dengan reaksi inflamasi dalam membrane sinovial yang ditandai dengan nyeri persendian, kaku sendi, penurunan mobilitas, dan keletihan. Metode : Pada implementasi diterapkan terapi komplementer pada pasien rematik yaitu terapi kompres hangat jahe dan kompres hangat bawang merah. Jahe mengandung Olerasin atau Zingerol yang dapat menghambat sintesis prostaglandin, sehingga nyeri reda atau radang berkurang. Sedangkan bawang merah mengandung beberapa zat aktif yaitu allisin alin, flavonoid, alil profil disulfida, fitosterol, flavol, kalium, pectin, saponim dan tripropanal. Diantara beberapa zat aktif tersebut yaitu senyawa aktif flavonoid yang bersifat anti inflamasi atau anti radang. Hasil : Menunjukan hasil yang signifikan terhadap skala nyeri, yaitu sebelum dilakukan intervensi skala nyeri 6 setelah dilakukan intervensi skala nyeri 1. Kesimpulan : Penerapan terapi komplementer kompres hangat jahe dan kompres hangat bawang merah yang dilakukan menunjukan perbaikan pada pasien yang menderita rematik. Oleh karena itu penerapan evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.