Asuhan Keperawatan Komplementer pada keluarga Ny.M dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Aur Kuning Cupak Kabupaten Solok Tahun 2021

Categorie(s):
   Complementary Nursing Case Study
Author(s):
   Sholeha, Indah Diana Tus
Advisor:
Juwita, Lisavina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, Jus mentimun,Pijat Tengkuk.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi merupakan meningkatnya tekanan darah sistolik lebh besar dari
140 mmHg dan atau diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit keadaan cukup istirahat (tenang). Bayak faktor yang mempengaruhinya seperti genetik, usia dan lain-lain. Faktor-faktor yang
meningkatkan resiko seperti obesitas, alkohol, merokok seperti polisitemia.
Pada implementasi, diterapkan terapi komplementer pada pasien Hipertensi yaitu Jus mentimun dan terapi pijat tengkuk. Jus mentimun sebagai salah satu sumber kalium da magnesium harian dan sebagai makanan alternatif maupun komplementer dengan jenis makanan lain dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Terapi pijat tengkuk hanya menggunakan tangan manusia, dengan gerakan tangan dapat meningkatkan gerakan pada sistem musculoskeletal dengan mengurangi pembengkakan, melonggarkan dan meregangkan otot tendon. Menunjukan hasil yang signifikan terjadi penurunan tekanan darah setelah dilakukan terapi komplementer dan terapi pijat tengkuk. Terapi komplementer jus mentimun dan pijat tengkuk dilakukan 1 kali dalam sehari sealama 7 hari dalam sehari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, dari 160/80 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Penerapan terapi komplementer Jus mentimun dan terapi pijat tengkuk dapat menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, penerapan evidencebased nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.
Download From Google Drive