Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Pada Tn.S Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular: Congestive Heart Failure (CHF) Di Kecamatan Rumbai Pekanbaru Riau Tahun 2021

Categorie(s):
   Complementary Nursing Case Study
Author(s):
   Syahri, Resma Masda
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Congestive Heart Failure (Chf ) , Pijat Punggung, Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft).
DOI:
-
Abstract :
Congestive Heart Failure (CHF) adalah sindrom klinis, ditandai oleh sesak napas dan fatik (saat istirahat atau saat aktivitas) yang disebabkan oleh kelainan struktur atau fungsi jantung. Congestive Heart Failure (CHF) adalah ketidak mampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh jaringan . Dampak yang muncul dari Congestive Heart Failure (CHF) pada klien yaitu ditandai dengan tubuh merasa mudah lelah , nyeri dada kadang timbul disaat klien merasa cemas ( banyak pikiran ), dan sesak napas ketika beraktivitas yang berat. Dukungan keluarga berperan penting dalam asuhan keperawatan yang diberikan.Untuk mencapai hasil perawatan yang lebih baik, diperlukan implementasi eviden based nursing dengan terapi komplementer Terapi
Pijat Punggung untuk mengatasi kelelahan pada pasein gagal jantung dan Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Congestive Heart Failure(Chf). Setelah setiap intervensi yang diberikan secara kombinasi, hasil pre dan post menunjukkan sebelum diberikan intervensi didapatkan nilai skor kelelahan 20 setelah diberikan intervensi pijat punggung skor kelelahan menjadi 35 dan sedangkan pada hasil intervensi Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) didapatkan sebelum dengan skor kecemasan 58, setelah dilakukan intervensi didapatkan skor kecemasan 39. Kesimpulan, Penerapan terapi komplementer pemberian kombinasi pijat punggung dan Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) pada Congestive Heart Failure (Chf ) yang dilakukan selama 6 hari, terdapat pengaruh penurunan terhadap skor kelelahan dan skor
kecemasan..Oleh karena itu penerapan evidence-based nursing ini dapat
direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.
Download From Google Drive