Asuhan Keperawatan Komplementer Keluarga Tn. A Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021
Categorie(s):
Complementary Nursing Case Study
Author(s):
Maharani, Dewita
Advisor:
Amelia, Sherly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, Rebusan Bawang Putih, Masase Kaki.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Bawang putih adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Mempunyai sejarah penggunaan oleh manusia selama lebih dari 7.000 tahun, terutama tumbuh di Asia Tengah, dan sudah lama menjadi bahan makanan di daerah sekitar Laut Tengah, serta
bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. Masase kaki adalah sentuhan yang dilakukan pada kaki dengan sadar dan digunakan untuk meningkatkan kesehatan. Masase terapi merupakan salah satu jenis masase yang digunakan
untuk menangani cedera. Tujuan masase terapi adalah memperlancar peredaran darah dan cairan getah bening, mereposisikan bagian tubuh yang mengalami cedera dislokasi khususnya pada sendi ke posisi semula,dan memanfaatkan relaksasi, perangsangan, dan penyegaran untuk menghasilkan kesehatan yang prima. Metode : Untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan bawang putih dan masase kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Pada implementasi, diterapkan terapi komplementer pada pasien Hipertensi yaitu rebusan bawang putih dan masase kaki, bawang
putih sebagai salah satu sumber kalium da magnesium harian dan sebagai makanan alternatif maupun komplementer dengan jenis makanan lain dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil : Menunjukan hasil yang signifikan bahwa bawang putih dan masase kaki dapat menurunkan tekanan darah, hasil tersebut menyatakan bahwa konsumsi bawang putih dan masase kaki pada penderita Hipertensi Penerapan terapi komplementer konsumsi 1-2 siung dan masase kaki selama 7 hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, dari 170/85 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan : Penerapan terapi komplementer bawang putih dan masase kaki dapat
menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, penerapan evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.
bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. Masase kaki adalah sentuhan yang dilakukan pada kaki dengan sadar dan digunakan untuk meningkatkan kesehatan. Masase terapi merupakan salah satu jenis masase yang digunakan
untuk menangani cedera. Tujuan masase terapi adalah memperlancar peredaran darah dan cairan getah bening, mereposisikan bagian tubuh yang mengalami cedera dislokasi khususnya pada sendi ke posisi semula,dan memanfaatkan relaksasi, perangsangan, dan penyegaran untuk menghasilkan kesehatan yang prima. Metode : Untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan bawang putih dan masase kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Pada implementasi, diterapkan terapi komplementer pada pasien Hipertensi yaitu rebusan bawang putih dan masase kaki, bawang
putih sebagai salah satu sumber kalium da magnesium harian dan sebagai makanan alternatif maupun komplementer dengan jenis makanan lain dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil : Menunjukan hasil yang signifikan bahwa bawang putih dan masase kaki dapat menurunkan tekanan darah, hasil tersebut menyatakan bahwa konsumsi bawang putih dan masase kaki pada penderita Hipertensi Penerapan terapi komplementer konsumsi 1-2 siung dan masase kaki selama 7 hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, dari 170/85 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan : Penerapan terapi komplementer bawang putih dan masase kaki dapat
menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, penerapan evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.