Efektivitas Telnik Relaksasi Otot Progrsif Dengan Aktivitas Senam Kaki Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Gulai Bancah Kota Bukittinggi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yanastasia
Advisor:
Mardison, Lydia
Oktarina, Rola
Oktarina, Rola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Relaksasi Otot Progresif, Senam Kaki, Gula Darah, Diabetes Mellitus.
DOI:
-
Abstract :
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang akan diderita seumur hidup. Setiap penderita diabetes mellitus harus mampu menyesuaikan kondisi hidup untuk tetap mengontrol dan mengontrol kadar gula darah agar tetap dalam kondisi yang tidak melebihi batas. . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Teknik Relaksasi Otot Progresif dengan Kegiatan Senam Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Gulai Bancah. Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan desain time series dua kelompok. Dengan populasi seluruh penderita diabetes melitus di Puskesmas Gulai Bancah. Mereka adalah 75 orang. menggunakan teknik purposive sampling, dipilih 24 responden sebagai sampel. Pengumpulan
data dilakukan melalui lembar observasi kadar gula darah. Kemudian dianalisis secara univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan komputerisasi.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan kadar gula darah responden setelah dilakukan intervensi teknik relaksasi otot progresif sebesar 42,83 mg/dl dan rata-rata penurunan kadar gula darah setelah intervensi senam kaki sebesar 71,58 mg/dl. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata penurunan kadar gula darah antara kelompok intervensi teknik relaksasi otot progresif dan intervensi senam kaki dengan selisih rata-rata 28,75 mg/dl dan p value = 0,005, dimana penurunan kadar gula darah lebih besar pada kelompok intervensi senam kaki. disimpulkan bahwa aktivitas senam kaki lebih efektif menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus jika dibandingkan dengan teknik relaksasi otot progresif.
data dilakukan melalui lembar observasi kadar gula darah. Kemudian dianalisis secara univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan komputerisasi.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan kadar gula darah responden setelah dilakukan intervensi teknik relaksasi otot progresif sebesar 42,83 mg/dl dan rata-rata penurunan kadar gula darah setelah intervensi senam kaki sebesar 71,58 mg/dl. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata penurunan kadar gula darah antara kelompok intervensi teknik relaksasi otot progresif dan intervensi senam kaki dengan selisih rata-rata 28,75 mg/dl dan p value = 0,005, dimana penurunan kadar gula darah lebih besar pada kelompok intervensi senam kaki. disimpulkan bahwa aktivitas senam kaki lebih efektif menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus jika dibandingkan dengan teknik relaksasi otot progresif.