Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Upaya Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Kelas X Di Sma Negeri 5 Bukittinggi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sapitri, R. Riska
Advisor:
Oktarina, Rola
Kartika, Imelda R.
Kartika, Imelda R.
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, Pencegahan HIV/AIDS.
DOI:
-
Abstract :
Remaja merupakan kelompok resiko tinggi terhadap penularan HIV/ AIDS. Data
komulatif kemenkes RI menunjukkan bahwa sebanyak 28.060 (15,2%) remaja di Indonesia telah terinfeksi HIV dan 2089 (3%) diantaranya telah HIV. Ironisnya sebagian besar remaja masih menunjukkan pengetahuan yang rendah dan sikap yang kurang baik tentang HIV/ AIDS sehingga dikhawatirkan tidak dapat melakukan tindakan pencegahan terhadap penularan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja kelas X di SMAN 5 Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study yang
telah dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2021 dengan populasi seluruh remaja kelas X SMAN 5 Bukittinggi yaitu sebanyak 462 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sistematik random samplingdengan besaran sampel sebanyak 83 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner penelitian. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisia bivariat yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59%
responden berpengetahuan baik, 65,1% sikap positif, dan 61,4% responden dengan upaya pencegahan HIV/AIDS baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan upaya pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,012 dan OR = 3,68, dan juga terdapat hubungan antara pengetahuan dengan upaya pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,00 dan OR = 12.300. Disimpulkan bahwa sikap merupakan variabel yang berhubungan signifikan dengan upaya atau perilaku pencegahan HIV/AIDS maka dari itu perlu upaya-upaya lebih lanjut dari semua pihak, terutama petugas kesehatan dan pihak sekolah untuk merubah cara pandang dan membangun sikap positif remaja tentang HIV/AIDS yang diharapkan dapat merubah perilaku kesehatan ke arah yang positif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja.
komulatif kemenkes RI menunjukkan bahwa sebanyak 28.060 (15,2%) remaja di Indonesia telah terinfeksi HIV dan 2089 (3%) diantaranya telah HIV. Ironisnya sebagian besar remaja masih menunjukkan pengetahuan yang rendah dan sikap yang kurang baik tentang HIV/ AIDS sehingga dikhawatirkan tidak dapat melakukan tindakan pencegahan terhadap penularan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja kelas X di SMAN 5 Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study yang
telah dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2021 dengan populasi seluruh remaja kelas X SMAN 5 Bukittinggi yaitu sebanyak 462 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sistematik random samplingdengan besaran sampel sebanyak 83 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner penelitian. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisia bivariat yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59%
responden berpengetahuan baik, 65,1% sikap positif, dan 61,4% responden dengan upaya pencegahan HIV/AIDS baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan upaya pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,012 dan OR = 3,68, dan juga terdapat hubungan antara pengetahuan dengan upaya pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,00 dan OR = 12.300. Disimpulkan bahwa sikap merupakan variabel yang berhubungan signifikan dengan upaya atau perilaku pencegahan HIV/AIDS maka dari itu perlu upaya-upaya lebih lanjut dari semua pihak, terutama petugas kesehatan dan pihak sekolah untuk merubah cara pandang dan membangun sikap positif remaja tentang HIV/AIDS yang diharapkan dapat merubah perilaku kesehatan ke arah yang positif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja.