Hubungan Pembelajaran Jarak Jauh, Tekanan Sosial Emosional dan Kekerasan Verbal Terhadap Perkembangan Psikososial pada Anak Usia Sekolah Selama Masa Pandemi Covid-19 di Kota Bukittinggi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Pratiwi, Sri Winda
Advisor:
Lazdia, Wenny
Syukri, Rahmat
Syukri, Rahmat
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perkembangan Psikososial, Pembelajaran Jarak Jauh, Tekanan Sosial Emosional, Anak Usia Sekolah.
DOI:
-
Abstract :
Selama masa pandemic tercatat sebanyak 68.729.037 siswa dan 4.183.591
guru melakukan proses belajar daring. Kondisi ini tentunya menimbulkan
berbagai penyesuaian dan permasalahan, termasuk permasalahan perkembangan psikososial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran jarak jauh, tekanan sosial emosional dan kekerasan verbal dengan perkembangan psikososial pada anak usia sekolah selama masa pendemi covid-19 di Kota Bukittinggi tahun 2021. Rancangan penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2021. Populasi adalah seluruh anak usia sekolah di SDS Al Falah, SD Islam Al Ishlah dan SDIT Cahaya Hati Kota Bukittinggi yaitu sebanyak 279 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional stratigied random sampling dengan besaran sampel sebanyak 74 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pembelajaran jarak jauh (p = 0,003, OR = 4,954), tekanan sosial emosional ( p = 0,005, OR = 4,511) dan kekerasan verbal (p = 0,038, OR = 3,033) dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah. Disimpulkan bahwa pembelajaran jarak jauh, tekanan sosial emosional dan kekerasan verbal berhubungan dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah selama masa pandemic. Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak, terutama pihak sekolah dan orang tua untuk selalu memberikan dukungan sosial dan emosional pada anak demi mendukung dan menjaga kestabilan perkembangan psikososial anak selama masa pandemic covid-19.
guru melakukan proses belajar daring. Kondisi ini tentunya menimbulkan
berbagai penyesuaian dan permasalahan, termasuk permasalahan perkembangan psikososial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran jarak jauh, tekanan sosial emosional dan kekerasan verbal dengan perkembangan psikososial pada anak usia sekolah selama masa pendemi covid-19 di Kota Bukittinggi tahun 2021. Rancangan penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2021. Populasi adalah seluruh anak usia sekolah di SDS Al Falah, SD Islam Al Ishlah dan SDIT Cahaya Hati Kota Bukittinggi yaitu sebanyak 279 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional stratigied random sampling dengan besaran sampel sebanyak 74 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pembelajaran jarak jauh (p = 0,003, OR = 4,954), tekanan sosial emosional ( p = 0,005, OR = 4,511) dan kekerasan verbal (p = 0,038, OR = 3,033) dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah. Disimpulkan bahwa pembelajaran jarak jauh, tekanan sosial emosional dan kekerasan verbal berhubungan dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah selama masa pandemic. Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak, terutama pihak sekolah dan orang tua untuk selalu memberikan dukungan sosial dan emosional pada anak demi mendukung dan menjaga kestabilan perkembangan psikososial anak selama masa pandemic covid-19.