Evaluasi Pencapaian Program 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Claudya, Widya
Advisor:
Hasnita, Evi
Febrina, Cory
Febrina, Cory
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
1000 hari pertama kehidupan, ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, anak usia 0-23 bulan.
DOI:
-
Abstract :
Secara Global, hampir 800 juta orang mengalami masalah gizi kronis. Sekitar 50 juta anak dibawah 5 tahun yang mengalami gizi kurang (wasting) lebih dari dua miliyar orang menderita kekurangan gizi mikro dan 1,9 miliyar orang dipengaruhi oleh kelebihan beratba dan serta lebih dari 600 juta mengalami obesitas. Masalah gizi yang terjadi sejak bayi baru lahir juga disebabkan oleh kegagalan pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, dan anak usia 0-23 bulan yang melakukan pemeriksaan kehamilan di wilayah kerja puskesmas di kabupaten agam dengan menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 36 responden. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh dari ibu hamil yang tercapai yaitu sebanyak 7 (19,4%) responden. Ditinjau dari ibu bersalin yang tercapai yaitu sebanyak 20 (55,6%) responden. Ditinjau dari ibu menyusui sebanyak 15(41,7%) responden. Ditinjau dari anak usia 0-23 bulan yang
tercapai yaitu sebanyak 16 (44,4%)responden. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan responden belum menerapkan program 1000 HPK sesuai dengan anjuran semestinya. Maka dari itu diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih memotivasi agar ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, dan ibu yang mempunyai anak usia 0-23 bulan sehingga tercapainya
program 1000 pertama kehidupan ini.
tercapai yaitu sebanyak 16 (44,4%)responden. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan responden belum menerapkan program 1000 HPK sesuai dengan anjuran semestinya. Maka dari itu diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih memotivasi agar ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, dan ibu yang mempunyai anak usia 0-23 bulan sehingga tercapainya
program 1000 pertama kehidupan ini.