Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Motivasi Kader Dengan Penemuan Suspek TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumpur Kudus Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Erizoni
Advisor:
Novela, Vina
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, sikap dan motivasi, TB paru.
DOI:
-
Abstract :
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader TB di wilayah kerja Puskesmas Sumpur Kudus yang masih aktif sebanyak sebanyak 90 orang. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan kader baik
sebanyak 66 orang (73,9%). sikap kader baik sebanyak 49 orang (54,4%). motivasi kader baik sebanyak 57 orang (62%) dan penemuan suspek TB kader tidak baik di Puskesmas Sumpur Kudus sebanyak 58 orang (63%). Tidak ada hubungan pengetahuan dengan penemuan suspek diperoleh p value = 0,059 dengan nilai OR sebesar 2,880, ada hubungan sikap dengan penemuan suspek diperoleh p value = 0,0005 dengan nilai OR sebesar 5,679 dan ada hubungan motivasi dengan penemuan suspek diperoleh p value = 0,022 dengan nilai OR sebesar 2,975. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa koofisien determinasi didapatkan nilai OR 5,679 hasil analisis
menunjukkan bahwa variabel sikap dengan penemuan suspek TB
berpengaruh dari variabel yang lainnya. Disarankan kepada puskesmas untuk dapat menambah frekuensi pelatihan kepada kader, dan kepada tenaga kesehatan untuk selalu memberikan motivasi kepada kader untuk lebih giat lagi melaksanakan tugasnya sebagai kader.
sebanyak 66 orang (73,9%). sikap kader baik sebanyak 49 orang (54,4%). motivasi kader baik sebanyak 57 orang (62%) dan penemuan suspek TB kader tidak baik di Puskesmas Sumpur Kudus sebanyak 58 orang (63%). Tidak ada hubungan pengetahuan dengan penemuan suspek diperoleh p value = 0,059 dengan nilai OR sebesar 2,880, ada hubungan sikap dengan penemuan suspek diperoleh p value = 0,0005 dengan nilai OR sebesar 5,679 dan ada hubungan motivasi dengan penemuan suspek diperoleh p value = 0,022 dengan nilai OR sebesar 2,975. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa koofisien determinasi didapatkan nilai OR 5,679 hasil analisis
menunjukkan bahwa variabel sikap dengan penemuan suspek TB
berpengaruh dari variabel yang lainnya. Disarankan kepada puskesmas untuk dapat menambah frekuensi pelatihan kepada kader, dan kepada tenaga kesehatan untuk selalu memberikan motivasi kepada kader untuk lebih giat lagi melaksanakan tugasnya sebagai kader.