Pengaruh Myofascial Release Terhadap Nyeri Leher Pada Petani Dengan Gangguan Myofacial Syndrome Di Desa Pantai Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2021

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Yusuf, Muhammad
Advisor:
Hasnita, Evi
Rovendra, Erit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Myofascial Pain Syndrome, Myofascial Release Technique.
DOI:
-
Abstract :
Myofascial pain syndrome merupakan salah satu dari nyeri muskuloskeletal yang umum terjadi dan hampir 95% orang pernah mengalaminya. Apabila tidak ditangani dapat menyebabkan kekuatan otot leher menurun sehingga
berdampak pada penurunan produktivitas seseorang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh myofascial release terhadap nyeri leher pada petani dengan gangguan myofacial syndrome. Desain penelitian adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian telah dilakukan pada bulan Agustus Tahun 2021 selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu. Populasi penelitian berjumlah 118 orang dengan sampel 30 orang diambil secara purposive sampling. Analisa univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon signed ranks. Analisa univariat menunjukkan rata-rata nyeri leher sebelum pemberian intervensi myofascial release pada petani dengan gangguan myofacial syndrome adalah (5,20) dengan standar
deviasi (0,847), skala nyeri minimal 4 dan maksimal 6. Kemudian rata-rata nyeri leher sesudah pemberian intervensi adalah (2,53) dengan standar deviasi (0,776), skala nyeri minimal 1 dan maksimal 4. Terlihat nilai mean perbedaan antara nyeri leher sebelum dan sesudah intervensi adalah (2,67). Hasil uji statistik diperoleh pvalue = 0,0005 (
Download From Google Drive