Pengaruh Latihan Shuttle Run dengan Metode Gerak Shadow Enam Titik Terhadap Peningkatan Kelincahan di Klub Bulutangkis Arden Meta Bukittinggi
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Rambe, Faadhilah Savitri
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Shuttle Run, Kelincahan, Bulutangkis.
DOI:
-
Abstract :
Fenomena yang sering terjadi pada pemain bulutangkis pada saat ini adalah masih kurangnya varian latihan dalam upaya peningkatan kelincahan pemain bulutangkis, sehingga latihan kelincahan cenderung monoton dan menyebabkan kurangnya performa pemain dalam permainan bulutangkis, begitu juga di Klub Bulutangkis Arden Meta Bukittinggi dimana pemainnya
menunjukkan penurunan tingkat kelincahan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Pengaruh Latihan Shuttle Run dengan Metode Gerak Shadow Enam Titik Terhadap Peningkatan Kelincahan di Klub Bulutangkis Arden Meta
Bukittinggi. Rancangan penelitian ini adalah eksperiment dengan menggunakan pendekatan purposive sampling with one group pretest-postest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pemain bulutangkis di Klub Bulutangkis Arden Meta Bukittinggi yaitu sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 10 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Illinois Agility Test. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor agility sebelum intervensi adalah 17,36 detik (sedang) dan meningkat menjadi 15,43 detik (baik) setelah intervensi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada perbedaan ratarata skr kelincahan responden antara sebelum dan sesudah intervesi dengan beda rata-rata sebesar 1,93 detik dengan nilai p = 0,0005.
Dapat disimpulan bahwa pemberian latihan shuttle run dengan metode gerak shadow enam titik berpengaruh signifikan terhadap agility pemain bulutangkis. maka dari itu, diharapkan kepada pihak Klub Bulutangkis Arden Meta Bukukittinggi untuk dapat lebih memperhatikan latihan agility dengan
menambah varian latihan, salah satunya dengan penerapan latihan shuttle run
dengan metode gerak shadow enam titik yang terbukti efektif terhadap
peningkatan agility pada permainan bulutangkis.
menunjukkan penurunan tingkat kelincahan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Pengaruh Latihan Shuttle Run dengan Metode Gerak Shadow Enam Titik Terhadap Peningkatan Kelincahan di Klub Bulutangkis Arden Meta
Bukittinggi. Rancangan penelitian ini adalah eksperiment dengan menggunakan pendekatan purposive sampling with one group pretest-postest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pemain bulutangkis di Klub Bulutangkis Arden Meta Bukittinggi yaitu sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 10 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Illinois Agility Test. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor agility sebelum intervensi adalah 17,36 detik (sedang) dan meningkat menjadi 15,43 detik (baik) setelah intervensi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada perbedaan ratarata skr kelincahan responden antara sebelum dan sesudah intervesi dengan beda rata-rata sebesar 1,93 detik dengan nilai p = 0,0005.
Dapat disimpulan bahwa pemberian latihan shuttle run dengan metode gerak shadow enam titik berpengaruh signifikan terhadap agility pemain bulutangkis. maka dari itu, diharapkan kepada pihak Klub Bulutangkis Arden Meta Bukukittinggi untuk dapat lebih memperhatikan latihan agility dengan
menambah varian latihan, salah satunya dengan penerapan latihan shuttle run
dengan metode gerak shadow enam titik yang terbukti efektif terhadap
peningkatan agility pada permainan bulutangkis.