Pengaruh Pemberian Integrated Neuromuscular Inhibation Technique (INIT) Terhadap Lingkup Gerak Sendi Pada Myofascial Trigger Point Syndrome Otot Upper Trapezius Di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Fitri, Ayinaya
Advisor:
Adenikheir, Annisa
Sagita, Riri
Sagita, Riri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT), Lingkup Gerak sendi
(LGS), Myofascial Trigger Point Syndrome (MTrPS), Otot Upper Trapezius.
DOI:
-
Abstract :
Lingkup gerak sendi merupakan luasnya gerakan suatu sendi yang terjadi saat sendi bergerak dari satu posisi ke posisi lain, baik secara pasif maupun aktif. Kegiatan didepan komputer terlalu lama dan hanya diam dalam satu titik akan mengakibatkan beban kerja otot Upper Trapezius menjadi berat sehingga terjadi penurunan lingkup gerak sendi leher. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) terhadap lingkup gerak sendi pada myofascial trigger point syndrome. Jenis penelitian ini kualitatif dengan rancangan one group pre dan post test. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021 di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu, dengan sampel sebanyak 20 orang diberikan intervensi Integrated
Neuromuscular Inhibition Technique (INIT). Teknik pengambilan sampelnya purposive sampling, data yang dikumpulkan mengenai Lingkup gerak sendi pada otot upper trapezius sebelum dan setelah intervensi. Analisis dilakukan secara komputerisasi menggunakan analisis Wilcoxon test. Hasil analisis Wilcoxon Test pada hasil uji pengaruh pemberian Integrated Neuromuscular
Inhibition Technique (INIT) terdapat peningkatan lingkup gerak sendi leher pada pekerja kantoran mendapatkan nilai signifikan p=0.000 (p
Neuromuscular Inhibition Technique (INIT). Teknik pengambilan sampelnya purposive sampling, data yang dikumpulkan mengenai Lingkup gerak sendi pada otot upper trapezius sebelum dan setelah intervensi. Analisis dilakukan secara komputerisasi menggunakan analisis Wilcoxon test. Hasil analisis Wilcoxon Test pada hasil uji pengaruh pemberian Integrated Neuromuscular
Inhibition Technique (INIT) terdapat peningkatan lingkup gerak sendi leher pada pekerja kantoran mendapatkan nilai signifikan p=0.000 (p