Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Untuk Melakukan Pemeriksaan HIV Di Wilayah Kerja Puskesmas Gulai Bancah Kota Bukittinggi Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Fitri, Sri Ramadhani
Advisor:
Juwita, Lisavina
Amalina, Nurul
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Motivasi, DukunganSuami, PeranPetugasKesehatan, Pemeriksaan HIV pada Ibu Hamil.
DOI:
-
Abstract :
Pendahuluan:HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan golongan RNA
spesifik yang menyerang sistem imun manusia. Kasus HIV di Sumatera Barat
sebanyak 2.446 kasus, dan Bukittinggi merupakan salah satu kota yang ada di
provinsi Sumatera Barat. Kasus HIV di kota Bukittinggi menjadi peringkat kedua
tertinggi di Sumatera Barat setelah kota Padang pada tahun 2019 dengan jumlah kasus sebanyak 61 kasus HIV, resiko penularan dari ibu keanak untuk HIV adalah sebanyak 20-45%. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan HIV di wilayah kerja puskesmas Gulai Bancah Kota Bukittinggi tahun 2020 Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibuhamil dengan jumlah keseluruhan 128 ibuhamil dan melalui metode pengolahan sampel maka didapatkan sampel sebanyak 55 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariatyang dilakukan secara komputerisasi. Hasil:Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa 24(43,6%) responden memiliki motivasi rendah, 20 (36,4%) responden yang tidak mendapatkan dukungan suami, 16 (29,1%) responden dengan peran petugas yang kurang baik, 18 (32,7%) responden yang tidak melakukan pemeriksaan HIV pada ibu hamil. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan HIV di wilayah kerja Puskesmas Gulai Bancah Kota Bukittinggi tahun 2020. Saran dari penelitian ini diharapkan kepada semua pihak khusus tenaga kesehatan untuk dapat melakukan upaya peningkatan dalam memberikan informasi pentingnya
melakukan pemeriksaan HIV pada ibu hamil.
spesifik yang menyerang sistem imun manusia. Kasus HIV di Sumatera Barat
sebanyak 2.446 kasus, dan Bukittinggi merupakan salah satu kota yang ada di
provinsi Sumatera Barat. Kasus HIV di kota Bukittinggi menjadi peringkat kedua
tertinggi di Sumatera Barat setelah kota Padang pada tahun 2019 dengan jumlah kasus sebanyak 61 kasus HIV, resiko penularan dari ibu keanak untuk HIV adalah sebanyak 20-45%. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan HIV di wilayah kerja puskesmas Gulai Bancah Kota Bukittinggi tahun 2020 Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibuhamil dengan jumlah keseluruhan 128 ibuhamil dan melalui metode pengolahan sampel maka didapatkan sampel sebanyak 55 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariatyang dilakukan secara komputerisasi. Hasil:Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa 24(43,6%) responden memiliki motivasi rendah, 20 (36,4%) responden yang tidak mendapatkan dukungan suami, 16 (29,1%) responden dengan peran petugas yang kurang baik, 18 (32,7%) responden yang tidak melakukan pemeriksaan HIV pada ibu hamil. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan HIV di wilayah kerja Puskesmas Gulai Bancah Kota Bukittinggi tahun 2020. Saran dari penelitian ini diharapkan kepada semua pihak khusus tenaga kesehatan untuk dapat melakukan upaya peningkatan dalam memberikan informasi pentingnya
melakukan pemeriksaan HIV pada ibu hamil.