Determinan Pelaksanaan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sagustiana, Rezy
Advisor:
Miharti, Sari Ida
Amalina, Nurul
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Triple Eliminasi.
DOI:
-
Abstract :
Infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada anak lebih dari 90% tertular dari ibunya.
Prevalensi infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada ibu hamil berturut-turut 0,3%, 1,7% dan 2,5%. Resiko penularan dari ibu ke anak untuk HIV adalah 20-45%, untuk Sifilis adalah 69-80%, dan untuk Hepatitis B adalah lebih dari 90%. Penelitian ini untuk mengetahui Determinan Pelaksanaan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh Tahun 2021.Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analitik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian ini populasinya adalah ibu hamil trimester 1 dan 2 yang berada di wilayah kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel 35 orang.Hasil penelitian analisa data univariat didapatkan lebih dari sebagian responden (51,4%) memiliki Pengetahuan rendah, dan lebih dari sebagian
responden (57,1%) tidak mendapat Dukungan Suami, Sementara dari hasil analisa data Bivariat didapatkan ada hubungan pengetahuan, dukungan suami, peran petugas dan sarana prasarana dengan Determina pelaksanaan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh.Kesimpulan dari pelaksanaan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Air Tabit Payakumbuh ditinjau dari aspek pengetahuan dan dukungan suami masih rendah yaitu 51,4% dan 57,1%. Kepada responden diharapkan dapat lebih mengetahui
dan memahami tentang Triple Eliminasi dan kepada petugas kesehatan lebih
memotivasi ibu dan melibatkan suami untuk memberikan penjelasan tentang Tes Triple Eliminasi serta manfaatnya.
Prevalensi infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada ibu hamil berturut-turut 0,3%, 1,7% dan 2,5%. Resiko penularan dari ibu ke anak untuk HIV adalah 20-45%, untuk Sifilis adalah 69-80%, dan untuk Hepatitis B adalah lebih dari 90%. Penelitian ini untuk mengetahui Determinan Pelaksanaan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh Tahun 2021.Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analitik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian ini populasinya adalah ibu hamil trimester 1 dan 2 yang berada di wilayah kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel 35 orang.Hasil penelitian analisa data univariat didapatkan lebih dari sebagian responden (51,4%) memiliki Pengetahuan rendah, dan lebih dari sebagian
responden (57,1%) tidak mendapat Dukungan Suami, Sementara dari hasil analisa data Bivariat didapatkan ada hubungan pengetahuan, dukungan suami, peran petugas dan sarana prasarana dengan Determina pelaksanaan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh.Kesimpulan dari pelaksanaan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Air Tabit Payakumbuh ditinjau dari aspek pengetahuan dan dukungan suami masih rendah yaitu 51,4% dan 57,1%. Kepada responden diharapkan dapat lebih mengetahui
dan memahami tentang Triple Eliminasi dan kepada petugas kesehatan lebih
memotivasi ibu dan melibatkan suami untuk memberikan penjelasan tentang Tes Triple Eliminasi serta manfaatnya.