Determinan Kepatuhan Kunjungan Ibu Nifas Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sriati
Advisor:
Sari, Vitria Komala
Amalina, Nurul
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pekerjaan, Pengetahuan, Paritas, Dukungan Keluarga, Pemanfaatan Buku KIA, Kepauhan Melakukan Kunjungan Nifas.
DOI:
-
Abstract :
Cakupan kunjungan nifas (KF3) di Provinsi jambi menempati peringkat ke 5
terbanyak dengan jumlah kunjungan nifas (KF3) sebanyak 97,17%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kepatuhan melakukan kunjungan masa nifas pada masa pandemi covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 66 orang ibu nifas, yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan pada bulan Juli 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi. Data dianalisa secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi- square pada taraf kepercayaan 95% (p value = 0,05). Analisa univariat dari 66 responden diketahui 60,6% tidak bekerja, 65,2% memiliki pengetahuan baik, 57,6% memiliki paritas tidak beresiko, 53% memiliki dukungan keluarga, 38% memanfaatkan buku KIA secara efektif dan 33% patuh melakukan kunjungan nifas. Analisis bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan kunjungan nifas adalah pekerjaan (p value = 0,004 dan OR = 4,735), pengetahuan (p value = 0,038 dan OR = 3,496), paritas (p value = 0,024 dan OR = 3,619), dukungan keluarga (p value = 0,013 dan OR = 4,025) dan yang bukan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan kunjungan nifas adalah pemanfaatan buku KIA (p value = 0,455) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan, pengetahuan, paritas, dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kunjungan nifas, dan diharapkan agar ibu nifas dapat melakukan kunjungan nifas ke pelayanan kesehatan mulai dari kunjungan N1 sampai N4.
terbanyak dengan jumlah kunjungan nifas (KF3) sebanyak 97,17%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kepatuhan melakukan kunjungan masa nifas pada masa pandemi covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 66 orang ibu nifas, yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan pada bulan Juli 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi. Data dianalisa secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi- square pada taraf kepercayaan 95% (p value = 0,05). Analisa univariat dari 66 responden diketahui 60,6% tidak bekerja, 65,2% memiliki pengetahuan baik, 57,6% memiliki paritas tidak beresiko, 53% memiliki dukungan keluarga, 38% memanfaatkan buku KIA secara efektif dan 33% patuh melakukan kunjungan nifas. Analisis bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan kunjungan nifas adalah pekerjaan (p value = 0,004 dan OR = 4,735), pengetahuan (p value = 0,038 dan OR = 3,496), paritas (p value = 0,024 dan OR = 3,619), dukungan keluarga (p value = 0,013 dan OR = 4,025) dan yang bukan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan kunjungan nifas adalah pemanfaatan buku KIA (p value = 0,455) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan, pengetahuan, paritas, dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kunjungan nifas, dan diharapkan agar ibu nifas dapat melakukan kunjungan nifas ke pelayanan kesehatan mulai dari kunjungan N1 sampai N4.