Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kabupaten Sijunjung Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Agesti, Shelfi Eva
Advisor:
Rifdi, Febrinawati
Nengsih, Widya
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Heptitis B, Ibu Hamil.
DOI:
-
Abstract :
Hepatitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Hepetitis B yang merusak hati dengan masa inkubasi 14-160 hari.pada tahun 2020 jumlah ibu hamil yang positif hepatitis B sebanyak 40 orang HBsAg reaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian Hepatitis B pada ibu hamil di Puskesmas Kabuapten Sijunjung tahun 2021.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain case control study. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil sebanyak 4749 dengan pengambilan sampel secara case control sebanyak 60 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji statistic univariat, bivariat dengan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden sebanyak 30 (50%)
memiliki umur yang berisiko.34 responden (56,7%) memiliki pengetahuan rendah. 33 responden (65%) memiliki riwayat keluarga. 30 responden (50%) tidak melakukan PHBS. 30 responden (50%) mengalami kejadian hepatitis B. Uji statistik diperoleh ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hepatitis B (p=0,0005). Tidak ada hubungan antara umur (p=0,197), pengetahuan (p=0,794) dan PHBS (p=1,000) dengan kejadian hepatitis B di Puskesmas Kabupaten Sijunjung tahun 2021. Simpulan dari penelitian ini yaitu riwayat keluarga berhubungan dengan kejadian hepatitis B. Disarankan kepada masyarakat agar melakukan gaya hidup sehat dan memeriksakan kehamilannya setidaknya 4 kali selama kehamilan ketenaga Kesehatan untu menditeksi dini faktor resiko terhadap kehamilan.
memiliki umur yang berisiko.34 responden (56,7%) memiliki pengetahuan rendah. 33 responden (65%) memiliki riwayat keluarga. 30 responden (50%) tidak melakukan PHBS. 30 responden (50%) mengalami kejadian hepatitis B. Uji statistik diperoleh ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hepatitis B (p=0,0005). Tidak ada hubungan antara umur (p=0,197), pengetahuan (p=0,794) dan PHBS (p=1,000) dengan kejadian hepatitis B di Puskesmas Kabupaten Sijunjung tahun 2021. Simpulan dari penelitian ini yaitu riwayat keluarga berhubungan dengan kejadian hepatitis B. Disarankan kepada masyarakat agar melakukan gaya hidup sehat dan memeriksakan kehamilannya setidaknya 4 kali selama kehamilan ketenaga Kesehatan untu menditeksi dini faktor resiko terhadap kehamilan.