Pemanfaatan Buku Kia Bagi Kesehatan Ibu Di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Kabupaten Solok Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yolanda, Yona
Advisor:
Putri, Nita Tri
Kasoema, Rahmi Sari
Kasoema, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Buku KIA, Pemanfaatan.
DOI:
-
Abstract :
Buku kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan salah satu program untuk
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak sehingga dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemanfaatan buku KIA dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan melakukan wawancara mendalam terhadap informan yang terlibat dalam penelitian ini. Informan dalam penelitian ini adalah ibu hamil, ibu bayi dan ibu balita sebagai penerima layanan, bidan desa dan kader posyandu sebagai pemberi layanan langsung, Koordinator KIA Gizi sebagai bagian dari Pembina program, kepala puskesmas sebagai pejabat pendukung dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan buku KIA masih belum efektif, karena kurangnya motivasi tenaga kesehatan dalam penggunaan buku KIA sebagai media KIE kepada keluarga dan masyarakat,
kurangnya pengawasan dan evaluasi pengelola program, serta minat membaca dari masyarakat yang masih kurang. Perlunya koordinasi terhadap ketersediaan buku KIA, serta pengawasan dan pembinaan pada penggunaan buku KIA, dan perlu kerja sama dengan lintas sektor terkait hal yang mendukung dalam keberhasilan pemanfaatan buku KIA.
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak sehingga dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemanfaatan buku KIA dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan melakukan wawancara mendalam terhadap informan yang terlibat dalam penelitian ini. Informan dalam penelitian ini adalah ibu hamil, ibu bayi dan ibu balita sebagai penerima layanan, bidan desa dan kader posyandu sebagai pemberi layanan langsung, Koordinator KIA Gizi sebagai bagian dari Pembina program, kepala puskesmas sebagai pejabat pendukung dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan buku KIA masih belum efektif, karena kurangnya motivasi tenaga kesehatan dalam penggunaan buku KIA sebagai media KIE kepada keluarga dan masyarakat,
kurangnya pengawasan dan evaluasi pengelola program, serta minat membaca dari masyarakat yang masih kurang. Perlunya koordinasi terhadap ketersediaan buku KIA, serta pengawasan dan pembinaan pada penggunaan buku KIA, dan perlu kerja sama dengan lintas sektor terkait hal yang mendukung dalam keberhasilan pemanfaatan buku KIA.