Pengaruh Pemberian Parrafin Bath Dan Transverse Friction Terhadap Nyeri Pada Kondisi Rheumatoid Arthritis Di Rsud Achmad Mochtar Bukitinggi Tahun 2016

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Irawan, Riko
Advisor:
Wahyuni, Aria
Supardi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Rheumatoid Arthritis, Parrafin bath, Transverse Friction, nyeri
DOI:
-
Abstract :
Rheumatoid Arthtritis (RA) adalah suatu poliartritis kronik yang umum yang dapat di kelompokan sebagai penyakit jaringan penyambung yang multi sistim dan difus. Tanda utama dari RA adalah hasil pemeriksaan positif terhadap faktor rheumatoid imunogbulin, biasanya penyakit pada sendi yang simetris dan bilateral, perubahan erosi yang terlihat secara radiografi. Di RSUD Achmad Mochthar penderita Rhematoid Arthritis mencapai 0,83 % pada tahun 2015. Kebanyakan pasien Rhematoid Arthritis adalah mereka yang berumur 40 tahun keatas. Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Parafin Bath dan Transverse Friction terhadap nyeri pada kondisi Rhematoid Arthritis Finger Dextra di RSUD Achmad Mocthar Bukittinggi Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Test dalam satu kelompok (One-Group Pretest-Posttest). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2016 dengan jumlah populasi 10. Teknik sampling yg digunakan pada peneliti ini adalah purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 5 orang penderita Rheumatoid Arthtritis (RA). Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi yaitu penurunan nyeri responden dengan menggunakan uji t test dependent. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata nyeri responden sebelum intervensi adalah 6,20. Dan rata-rata nyeri sesudah pemberian intervensi adalah 3,20. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh rata-rata nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi parrafin bath dan transverse friction dengan rata-rata 3,20 dan p=0,000 dengan standar deviasi 0,447. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi Parrafin Bath dan Tranverse Friction dapat menurunkan nyeri pada penderita Rheumatoid Arthritis, di sarankan kepada responden agar selalu menjalin kerja sama dengan tenaga fisioterapi serta selalu disiplin menjalankan program terapi yang telah disepakati agar keluhan-keluhan yang di rasakan responden teratasi dengan baik.
Download From Google Drive