Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Resiko Tinggi Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan Pada Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Augustya
Advisor:
Putri, Nita Tri
Medhyna, Vedjia
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kehamilan resiko tinggi, Pekerjaan, Pendidikan.
DOI:
-
Abstract :
Kehamilan resiko tinggi adalah suatu kehamilan yang memiliki resiko lebih besar dari biasanya baik bagi ibu maupun bayinya yang kemudian akan berakibatkan timbulnya penyakit atau kematian yang terjadi sebelum ataupun sesudah persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan resiko tinggi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Muara Labuh. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan sampel sebanyak 37 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan diolah dengan komputerisasi uji chi-square. Hasil analisa Univariat didapatkan 59,4% responden dengan umur yang beresiko 94,6% responden dengan status ekonomi rendah, 67,6% responden dengan jarak kehamilan beresiko, 43,2% responden dengan anemia, dan 70,3% responden dengan tekanan darah beresiko. Analisa bivariat didapatkan nilai hubungan umur dengan pendidikan terhadap resiko tinggi dengan pvalue 0,174>0,05 status ekonomi dengan
pendidikan pvalue 0,351>0,05 jarak kehamilan dengan pendidikan pvalue 0,625>0,05 kadar HB dengan pendidikan pvalue 0,779>0,05 tekanan darah dengan pendidikan pvalue 1,000>0,05. Hubungan umur dengan pekerjaan terhadap resiko tinggi pvalue 1,000>0,05 status ekonomi dengan pekerjaan pvalue 0,0000,05 kadar HB dengan pekerjaan pvalue 0,592>0,05 tekanan darah dengan pekerjaan pvalue 0,880>0,05. Kesimpulan penelitian adalah sebagian besar ibu dengan umur yang beresiko, status ekonomi rendah, jarak kehamilan beresiko dan tekanan darah yang beresiko terhadap resiko tinggi dalam kehamilan. Saran dari hasil penelitian ini agar ibu dapat lebih memperhatikan dan rutin dalam memeriksakan kehamilan ke fasilitas pelayanan terdekat sehingga dapat meminimalisir kemungkinan resiko yang akan terjadi selama masa kehamilan.
pendidikan pvalue 0,351>0,05 jarak kehamilan dengan pendidikan pvalue 0,625>0,05 kadar HB dengan pendidikan pvalue 0,779>0,05 tekanan darah dengan pendidikan pvalue 1,000>0,05. Hubungan umur dengan pekerjaan terhadap resiko tinggi pvalue 1,000>0,05 status ekonomi dengan pekerjaan pvalue 0,0000,05 kadar HB dengan pekerjaan pvalue 0,592>0,05 tekanan darah dengan pekerjaan pvalue 0,880>0,05. Kesimpulan penelitian adalah sebagian besar ibu dengan umur yang beresiko, status ekonomi rendah, jarak kehamilan beresiko dan tekanan darah yang beresiko terhadap resiko tinggi dalam kehamilan. Saran dari hasil penelitian ini agar ibu dapat lebih memperhatikan dan rutin dalam memeriksakan kehamilan ke fasilitas pelayanan terdekat sehingga dapat meminimalisir kemungkinan resiko yang akan terjadi selama masa kehamilan.