Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Nifas Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pangkalan Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Leni Elpienti
Advisor:
Sari, Vitria Komala
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan, Nifas, Covid-19.
DOI:
-
Abstract :
Tahun 2020 ditandai dengan situasi yang merubah total aspek kehidupan manusia di muka bumi. Indonesia berada pada urutan ke-3 tertinggi di ASEAN (1.482.559 kasus dan 40.081 kematian). Kunjungan nifas di Kabupaten Lima Puluh Kota mengalami penurunan (76,8 % pada tahun 2019 menjadi 75,5% pada tahun 2020). Sedangkan Puskesmas Pangkalan dari 75,1% pada tahun 2019 menjadi 69,4% pada tahun 2020. Penelitian bertujuan mengetahuifaktor-faktoryang berhubungan dengan kunjungan nifas pada masa Pandemi Covid-19.Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain crossectional study.
Penelitian telah dilaksanakan di Puskesmas Pangkalan Bulan Juli-Agustus 2021. Populasi ialah seluruh ibu dengan periode masa nifas yang yang telah selesai dan memiliki buku KIA sebanyak 99 orang sampel yang digunakan dengan total sampling berjumlah 99 orang. Uji yang digunakan uji Chi-Square derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukan 77 (77,8%) pengetahuan rendah, 72 (72,7%) usia tidak beresiko, 64 (64,6%) pendidikan rendah , 90 (90,9%)kunjungan nifas tidak lengkap.Ada hubungan
pengetahuan (P value = 0,003 dan OR = 9,250) dengan kunjungan nifas. Tidak ada hubungan usia ibu (P value = 0,701), pendidikan (P value = 0,272) dengan kunjungan nifas. Disimpulkan ada hubungan pengetahuan, dengan kunjungan nifas.
Download From Google Drive