Analisis Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kota Bukittinggi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Arianti, Dwi Putri
Advisor:
Hasnita, Evi
Delvina, Visti
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kepatuhan, Protokol Kesehatan, Saran dan Prasarana, Peran Orang Tua dan Guru.
DOI:
-
Abstract :
Protokol kesehatan sangat penting diterapkan oleh semua pihak, karena mengingat hal tersebut virus dapat dengan cepat menyebar, menginfeksi siapa saja tanpa memandang usia, termasuk sejak masa kanak-kanak. Anak-anak rentan terhadap resiko penularan Covid-19, karena itu penerapan protokol kesehatan perlu diajarkan, dilaksanakan dan dilatih dari usia dini agar anak dapat beradaptasi dengan situasi normal baru. Di Indonesia Juli 2021 sebanyak 50.449 anak usia pra sekolah terkonfirmasi positif Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kota Bukittinggi Tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif, dengan pemilihan informan
menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu 9 informan, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan siswa akan protokol kesehatan Covid-19 belum maksimal, pengadaan sarana dan prasarana yang disediakan oleh
sekolah sudah terpenuhi dan pengadaan sumber dana protokol kesehatan Covid-19 berasal dari Pemerintah untuk sumber daya manusia yang terlibat dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 belum ada pedoman khusus dari Pemerintah serta masih kurangnya peran pengawasan orang tua dan
guru dalam mengawasi anak dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih kurangnya peran orang tua dan guru terutama dalam mengawasi anak dalam penerapan protokol kesehatan dan masih kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya protokol kesehatan. Diharapkan guru, orang tua dan siswa bekerjasama dalam penerapan protokol kesehatan agar kepatuhan siswa akan protokol kesehatan menjadi lebih maksimal.
menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu 9 informan, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan siswa akan protokol kesehatan Covid-19 belum maksimal, pengadaan sarana dan prasarana yang disediakan oleh
sekolah sudah terpenuhi dan pengadaan sumber dana protokol kesehatan Covid-19 berasal dari Pemerintah untuk sumber daya manusia yang terlibat dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 belum ada pedoman khusus dari Pemerintah serta masih kurangnya peran pengawasan orang tua dan
guru dalam mengawasi anak dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih kurangnya peran orang tua dan guru terutama dalam mengawasi anak dalam penerapan protokol kesehatan dan masih kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya protokol kesehatan. Diharapkan guru, orang tua dan siswa bekerjasama dalam penerapan protokol kesehatan agar kepatuhan siswa akan protokol kesehatan menjadi lebih maksimal.