Pengaruh kombinasi intervensi Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Taping terhadap penurunan nyeri pada pasien Tendinitis Supraspinatus Di Klinik Fisioterapi Ayyasy Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Tahun 2016

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Angraini, Siska
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
TENS, TAPING, VAS
DOI:
-
Abstract :
Tendinitis supraspinatus adalah suatu peradangan pada tendon otot supraspinatus. Tendinitis supraspinatus merupakan penyebab tersering nyeri bahu yang dapat mengganggu aktivitas seseorang. Di Indonesia hampir 20 % dari jumlah penduduk pernah mengalami tendinitis supraspinatus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian TENS dan TAPING terhadap penurunan nyeri pada pasien tendinitis supraspinatus di klinik Ayyasy Lubuk sikaping tahun 2016, selama enam kali terapi dalam 2 minggu. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Tendinitis Supraspinatus yang berobat ke Klinik Fisioterapi Ayyasy Lubuk Sikaping tahun 2016. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Berdasarkan kriteria tersebut terpilih 10 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan skala VAS yang diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi dengan TENS selama 15 menit dan TAPING selama 3-5 hari. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh signifikan intervensi dengan menggunakan TENS dan TAPING terhadap pengurangan nyeri pada pasien tendinitis supraspinatus. Hal ini terbukti dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis statistik uji wilcoxon didapat nilai P=0,004. Kesimpulan manfaat yang didapat dari modalitas TENS dan TAPING yaitu bahwa ada penurunan rasa nyeri pada pasien tendinitis supraspinatus. Saran pada kasus ini sebaiknya untuk memperoleh hasil yang sempurna, fisioterapis hendaknya dapat membina kerja sama yang baik dengan pasien dan pihak medis serta perlu melakukan pemeriksaan dengan teliti, terarah, dan sistematis.
Download From Google Drive