Hubungan Stress Terhadap Lama Siklus Menstruasi Remaja Di SMA N 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Velia Dwi
Advisor:
Wulansari, Novi
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stress, Siklus Menstruasi.
DOI:
-
Abstract :
Gangguan siklus menstruasi merupakan salah satu keluhan kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada kelompok remaja putri dan kondisi ini menunjukkan kondisi organ reproduksi berada pada kondisi tidak normal, dimana sebesar 14,4% remaja putri Indonesia mengalami gangguan siklus
menstruasi. Begitu juga di SMA N 2 Koto XI Tarusan yang ditemukan gangguan siklus menstruasi sebesar 13,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stress terhadap lama siklus menstruasi remaja di SMA N 2 Koto XI Tarusan. Jenis penelitian ini Deskriptif analitik dengan pendekatan cros sectional. Populasi adalah seluruh siswi kelas XI dan XII yaitu sebanyak 310 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sehingga besaran sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 310 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% responden dengan tingkat stress ringan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara stress ( p = 0,015, OR = 2,894 dengan siklus menstruasi remaja putri.Dapat disimpulkan bahwa stress berhubungan signifikan dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Maka dari itu diharapkan kepada remaja putri untuk dapat selalu menerapkan pola hidup
sehat yaitu denga rutin berolahraga serta memperhatikan kecukupan asupan gizi dan nutrisi yang seimbang demi menunjang dan mempertahankan tingkat derajat orgran reproduksi pada remaja.
menstruasi. Begitu juga di SMA N 2 Koto XI Tarusan yang ditemukan gangguan siklus menstruasi sebesar 13,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stress terhadap lama siklus menstruasi remaja di SMA N 2 Koto XI Tarusan. Jenis penelitian ini Deskriptif analitik dengan pendekatan cros sectional. Populasi adalah seluruh siswi kelas XI dan XII yaitu sebanyak 310 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sehingga besaran sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 310 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% responden dengan tingkat stress ringan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara stress ( p = 0,015, OR = 2,894 dengan siklus menstruasi remaja putri.Dapat disimpulkan bahwa stress berhubungan signifikan dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Maka dari itu diharapkan kepada remaja putri untuk dapat selalu menerapkan pola hidup
sehat yaitu denga rutin berolahraga serta memperhatikan kecukupan asupan gizi dan nutrisi yang seimbang demi menunjang dan mempertahankan tingkat derajat orgran reproduksi pada remaja.