Determinan Kejadian Persalinan Prematur Di RSUD M. Natsir Kota Solok Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Febriani, Mutya
Advisor:
Fitri, Nina
Wahyuni
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persalinan Prematur, Paritas, Riwayat Abortus.
DOI:
-
Abstract :
Masalah persalinan prematur menempati angka tertinggi terdapat di RSUD
Solok tahun 2020 pada bulan Juli-Desember yaitu diantaranya dari 525 persalinan terdapat 2 Hipertensi, 6 Kehamilan kembar dan 23 Paritas. Persalinan prematur adalah persalinan yang terajadi pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu dengan perkiraan berat janin kurang dari 2500 gram. Tujuan penelitian untuk mengetahui Determinan Kejadian Persalinan Prematur Di RSUD M. Natsir Kota Solok Tahun 2021. Jenis penelitian Deskriptif Analitik yang dilaksanakan pada bulan juli-september 2021 di RSUD M. Natsir Kota Solok Tahun 2021. Populasi yaitu ibu yang terdata mengalami persalinan premature di RSUD M. Natsir Kota Solok tahun 2020 yaitu sebanyak 40
kasus, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Ruang Kebidanan berupa rekam medis di RSUD Kota Solok tahun 2021 dan analisis data menggunakan analisa Univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IUGR 5 (12,5 %), gameli 7 (17,5 %), riwayat persalinan prematur 5 (12,5 %), KPD 8 (20 %), riwayat abortus 9 (22,5 %), jarak kehamilan < 2 tahun 6 (15 %), paritas beresiko 12 (30 %), preeklamsia/eklamsia 3 (7,5 %), pendarahan antepartum 3 (7,5 %), anemia 7(17, %), berstatus bekerja 6 (15 %), usia beresiko 5 (12,5 %), pendidikan rendah 6 (15%), hipertensi 4 (10 %). Maka
dapat disimpulkan variabel yang memiliki jumlah kasus tertinggi yang menyebabkan persalinan prematur adalah paritas beresiko dengan jumlah 12 (30%), Riwayat Abortus 9 (22,5 %), dan KPD 8 (20 %). Diharapkan tenaga kesehatan lebih mensosialisasikan kunjungan antenatal care pada ibu, yang bisa mencegah persalinan prematur.
Solok tahun 2020 pada bulan Juli-Desember yaitu diantaranya dari 525 persalinan terdapat 2 Hipertensi, 6 Kehamilan kembar dan 23 Paritas. Persalinan prematur adalah persalinan yang terajadi pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu dengan perkiraan berat janin kurang dari 2500 gram. Tujuan penelitian untuk mengetahui Determinan Kejadian Persalinan Prematur Di RSUD M. Natsir Kota Solok Tahun 2021. Jenis penelitian Deskriptif Analitik yang dilaksanakan pada bulan juli-september 2021 di RSUD M. Natsir Kota Solok Tahun 2021. Populasi yaitu ibu yang terdata mengalami persalinan premature di RSUD M. Natsir Kota Solok tahun 2020 yaitu sebanyak 40
kasus, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Ruang Kebidanan berupa rekam medis di RSUD Kota Solok tahun 2021 dan analisis data menggunakan analisa Univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IUGR 5 (12,5 %), gameli 7 (17,5 %), riwayat persalinan prematur 5 (12,5 %), KPD 8 (20 %), riwayat abortus 9 (22,5 %), jarak kehamilan < 2 tahun 6 (15 %), paritas beresiko 12 (30 %), preeklamsia/eklamsia 3 (7,5 %), pendarahan antepartum 3 (7,5 %), anemia 7(17, %), berstatus bekerja 6 (15 %), usia beresiko 5 (12,5 %), pendidikan rendah 6 (15%), hipertensi 4 (10 %). Maka
dapat disimpulkan variabel yang memiliki jumlah kasus tertinggi yang menyebabkan persalinan prematur adalah paritas beresiko dengan jumlah 12 (30%), Riwayat Abortus 9 (22,5 %), dan KPD 8 (20 %). Diharapkan tenaga kesehatan lebih mensosialisasikan kunjungan antenatal care pada ibu, yang bisa mencegah persalinan prematur.