Perilaku Seksual Pada Remaja Di SMP Kota Bukittinggi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Nur Laila
Advisor:
Oktavianis
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perilaku Seksual, Pengetahuan, Media Informasi, Peran Keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Remaja adalah suatu masa dimana individu berkembang dari saat pertama kali ia menunjukkan tandatanda seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual Remaja sangat rentan terhadap perilaku seksual beresiko yang akan berakibat negatif terhadap status kesehatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, media informasi, dan peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMP Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional . Populasi seluruh siswa-siswi kelas VII- VIII berjumlah 354 orang dengan teknik pengambilan sampel propotional random sampling yang berjumlah 78 orang. Hasil analisis univariat 66,7% responden yang memiliki pengetahuan rendah, 64,1% responden tidak beresiko terhadap media informasi, 59% responden memiliki peran keluarga baik,, dan 74,4% responden memiliki perilaku seksual beresiko. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku seksual remaja ( value : 0,008 OR : 0,008), terdapat hubungan media informasi dengan perilaku seksual remaja ( value : 0,000 OR : 10,385) dan tidak terdapat hubungan antara peran keluarga dengan perilaku seksual remaja ( value : 0,495). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan, media informasi dengan perilaku seksual siswa-siswi dan tidak terdapat hubungan antara peran keluarga dengan perilaku seksual remaja. Disarankan untuk meningkatkan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).
bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, media informasi, dan peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMP Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional . Populasi seluruh siswa-siswi kelas VII- VIII berjumlah 354 orang dengan teknik pengambilan sampel propotional random sampling yang berjumlah 78 orang. Hasil analisis univariat 66,7% responden yang memiliki pengetahuan rendah, 64,1% responden tidak beresiko terhadap media informasi, 59% responden memiliki peran keluarga baik,, dan 74,4% responden memiliki perilaku seksual beresiko. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku seksual remaja ( value : 0,008 OR : 0,008), terdapat hubungan media informasi dengan perilaku seksual remaja ( value : 0,000 OR : 10,385) dan tidak terdapat hubungan antara peran keluarga dengan perilaku seksual remaja ( value : 0,495). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan, media informasi dengan perilaku seksual siswa-siswi dan tidak terdapat hubungan antara peran keluarga dengan perilaku seksual remaja. Disarankan untuk meningkatkan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).