Aspek Laboratorium Kadar Gizi Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Dengan Dan Tanpa Metode Blanching Dalam Pengolahan Bahan Dasar Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Syifa, Hasfira
Advisor:
Medhyna, Vedjia
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ubi Jalar Ungu, Blanching, Tepung, MP-ASI.
DOI:
-
Abstract :
Makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) merupakan makanan tambahan bagi tumbuh kembang bayi. MP-ASI didunia baru berkisar 38% dari target 50%. Indonesia tahun 2016 bayi yang mendapatkan MP-ASI baru sebesar 54% dari target nasional yaitu sebesar 80%. Ubi jalar ungu juga merupakan salah satu sumber pangan yang baik untuk dijadikan sebagai bahan dasar MP-ASI.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek laboratorium kadar gizi tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dengan dan tanpa metode blanching dalam
pengolahan bahan dasar makan pendamping ASI (MP-ASI).Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan eksperimen laboratorium. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Agustus 2021. Objek penelitian tepung ubi jalar ugu. Penelitian dilakukan di Laboratrium Universitas Fort De Kock Bukittinggi, di Balai Riset dan Standaridisasi Industri Padang. Hasil penelitian didapatkan kandungan gizi dalam 100 gram tepung ubi jalar ungu dengan mengunakan metode tanpa blanching yaitu kadar air 14,2%, protein 2,72%, serat kasar, 1,75%, karbohidrat 56,3 %, dan lemak total 0,09%, dengan metode blanching kukus yaitu kadar air 14,1%, protein 3,26 %, serat kasar
0,80%, karbohidrat 54,9%, dan lemak total 0,34%, serta dengan metode blanching rebus yaitu kadar air 14,9%, protein 3,49 %, serat kasar 1,98%, karbohidrat 55,8%, dan lemak total 0,76%. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh metode blanching terhadap hasil kandungan gizi pada tepung ubi jalar ungu yang dihasilkan. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar melakukan pengolahan tepung ubi jalar ungu sebagai bahan dalam pembuatan berbagai inovasi produk MP-ASI.
Download From Google Drive