Pengaruh Pemberian Bubur Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Dan Ikan Gabus (Ophiocephalus Striatus) Terhadap Peningkatan BB Pada Balita Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Sijunjung Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sukawan, Linda Agustiana
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Nengsih, Widya
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Bubur Labu Kuning, Ikan Gabus, Berat Badan Bayi.
DOI:
-
Abstract :
Keberhasilan MP-ASI dapat dilihat dari status gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung jumlah gizi kurang pada tahun 2019 adalah 1.360 orang dengan jumalah bayi 6-12 bulan 4.809. pada tahun 2020 jumlah bayi dengan gizi kurang meningkat menjadi 2.355. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Bubur Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Peningkatan BB Pada Balita Gizi Kurang Di Puskesmas Sijunjung Tahun 2021. Jenis penelitian adalah Quasi Eksperimen dengan desain Pretest and Postest Group Desain. Populasi seluruh balita sebanyak usia 12-24 bulan jumlah 92 dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 16 balita laki-laki. Dalam
pengolahan data menggunakan Komputerisasi dengan uji T-Test serta analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian Rerata berat badan balita sebelum diberikan bubur labu kuning dan ikan gabus yaitu 8,61 kg dengan sd 0,99. Rerata berat badan balita sesudah diberikan bubur labu kuning dan ikan gabus yaitu 9,21 kg dengan sd 0,87. 10,60 kg. Ada pengaruh berat badan Sebelum dan Sesudah Pemberian Bubur Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Peningkatan BB Pada Balita Gizi Kurang nilai p-value sebesar 0,0005. Disimpulkan Ada pengaruh berat badan Sebelum dan Sesudah Pemberian Bubur Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Peningkatan BB Pada Balita Gizi Kurang. Diharapkan tenaga kesehatan memebrikan edukasi kepada ibu balita tentang manfaat labu dan ikan gabus untuk meningkatkan status gizi balita dan cara pengolahan labu kuning dan ikan gabus.
pengolahan data menggunakan Komputerisasi dengan uji T-Test serta analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian Rerata berat badan balita sebelum diberikan bubur labu kuning dan ikan gabus yaitu 8,61 kg dengan sd 0,99. Rerata berat badan balita sesudah diberikan bubur labu kuning dan ikan gabus yaitu 9,21 kg dengan sd 0,87. 10,60 kg. Ada pengaruh berat badan Sebelum dan Sesudah Pemberian Bubur Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Peningkatan BB Pada Balita Gizi Kurang nilai p-value sebesar 0,0005. Disimpulkan Ada pengaruh berat badan Sebelum dan Sesudah Pemberian Bubur Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Peningkatan BB Pada Balita Gizi Kurang. Diharapkan tenaga kesehatan memebrikan edukasi kepada ibu balita tentang manfaat labu dan ikan gabus untuk meningkatkan status gizi balita dan cara pengolahan labu kuning dan ikan gabus.