Pengaruh Jahe Dalam Mengurangi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Pritami, Yessa Cahya
Advisor:
Afriyanti, Detty
Indreswati
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Jahe, Mual Muntah, Ibu Hamil.
DOI:
-
Abstract :
Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Seratus dari seribu kehamilan, gejala ini menjadi lebih berat. Perasaan mual ini disebabkan oleh karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan hCG dalam serum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Jahe Dalam Mengurangi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Penelitian dilakukan dengan metode quasy eksperiment dengan pendekatan nonequivalent control group design pada tanggal 25 Juli sampai 10 Agustus 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021, populasi dalam penelitian ini 47 orang, dan sampel penelitian sebanyak 20 orang, dengan teknik pengambilan sampel quota sampling dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil univariat didapatkan rata-rata frekuensi mual muntah pada kelompok intervensi sebelum 6,00, sesudah 2,20 dan
perbedaan frekuensi mual sebelum dan sesudah 3,800. Pada kelompok kontrol didapatkan rata-rata frekuensi mual muntah sebelum 6,40, sesudah 5,80 dan perbedaan frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah 2,20.
Hasil bivariate didapatkan p value 0,000 artinya ada pengaruh jahe dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Kesimpulan
dari penelitian ini adanya pengaruh jahe dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Disarankan pada puskesmas agar dapat melakukan sosialisasi kepada ibu hamil untuk pemberian jahe untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
perbedaan frekuensi mual sebelum dan sesudah 3,800. Pada kelompok kontrol didapatkan rata-rata frekuensi mual muntah sebelum 6,40, sesudah 5,80 dan perbedaan frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah 2,20.
Hasil bivariate didapatkan p value 0,000 artinya ada pengaruh jahe dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Kesimpulan
dari penelitian ini adanya pengaruh jahe dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Disarankan pada puskesmas agar dapat melakukan sosialisasi kepada ibu hamil untuk pemberian jahe untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I.