Hubungan Pengetahuan, Pendidikan, Dan Status Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmadalena, Nosi
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Balita, Pendidikan, Pengetahuan ibu, Status Ekonomi, Stunting.
DOI:
-
Abstract :
Stunting sebagai kegagalan dalam pertumbuhan dan perkemabangan anak-anak yang diakibatkan Asupan Gizi yang kurang dalam waktu yang sangat lama, serta penyakit infeksi berulang, dan stimulus psikososial yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini untuk melihat Hubungan Pengetahuan, Pendidikan ibu dan status Ekonomi terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Desain penelitian ini bersifat survey analitik dengan rancangan cross sectional study yaitu variabel independen dan variabel dependen yang terjadi pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan secara simultan. Populasi sebanyak 1814 responden, teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak sampel 95 responden yang memenuhi kriteria inklusi.
Hasil penelitian diperoleh 20 (21,1%) mengalami stunting, 70 orang (73,7%) pendidikan tinggi, 73 orang (76,8%) pengetahuan tinggi, dan 30 (31,6%) status ekonomi yang rendah. Analisis di dapatkan ada hubungan pendidikan (p=0,000, OR 7,154), pengetahuan (p=0,004, OR 5,250), dan status ekonomi
(p=0.005, OR 4,750) dengan kejadian stunting pada Balita usia 24-59 bulan. Jadi dapat disarankan kepada orang tua agar menyediakan asupan makanan bagi anak balita sesuai dengan status ekonomi yang di miliki serta selalu mencari informasi makanan yang sehat dan yang tidak terlalu mahal sehingga
asupan pada anak balita terpenuhi dan kejadian stunting menjadi berkurang.
Hasil penelitian diperoleh 20 (21,1%) mengalami stunting, 70 orang (73,7%) pendidikan tinggi, 73 orang (76,8%) pengetahuan tinggi, dan 30 (31,6%) status ekonomi yang rendah. Analisis di dapatkan ada hubungan pendidikan (p=0,000, OR 7,154), pengetahuan (p=0,004, OR 5,250), dan status ekonomi
(p=0.005, OR 4,750) dengan kejadian stunting pada Balita usia 24-59 bulan. Jadi dapat disarankan kepada orang tua agar menyediakan asupan makanan bagi anak balita sesuai dengan status ekonomi yang di miliki serta selalu mencari informasi makanan yang sehat dan yang tidak terlalu mahal sehingga
asupan pada anak balita terpenuhi dan kejadian stunting menjadi berkurang.