Hubungan Jenis KB Dan Gaya Hidup Terhadap Kenaikan Berat Badan Akseptor KB Di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Amelia, Cici
Advisor:
Hasnita, Evi
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kenaikan Berat Badan, Gaya Hidup, Akseptor KB.
DOI:
-
Abstract :
Keluarga Berencana merupakan tindakan membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapat kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahiran. Metode penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Maret 04 Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor KB aktif di Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2021 yang berjumlah 1.240 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 124 orang yang diambil
dengan teknik Proportionale Stratified Random Sampling. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah kenaikan berat badan, variabel independent adalah jenis KB dan gaya hidup. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian diketahui gambaran
akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh menunjukkan bahwa sebanyak 65 responden (52,4%) berat badan naik, 83 responden (66,9%) jenis KB hormonal, 65 responden (52,4%) memiliki gaya hidup baik . Ada hubungan antara jenis KB dan gaya hidup dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh dengan nilai P-Value (0,000). Diharapkan akseptor KB hormonal memantau berat badan secara berkala dan menerapkan gaya hidup yang sehat, untuk mencegah obesitas.
dengan teknik Proportionale Stratified Random Sampling. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah kenaikan berat badan, variabel independent adalah jenis KB dan gaya hidup. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian diketahui gambaran
akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh menunjukkan bahwa sebanyak 65 responden (52,4%) berat badan naik, 83 responden (66,9%) jenis KB hormonal, 65 responden (52,4%) memiliki gaya hidup baik . Ada hubungan antara jenis KB dan gaya hidup dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh dengan nilai P-Value (0,000). Diharapkan akseptor KB hormonal memantau berat badan secara berkala dan menerapkan gaya hidup yang sehat, untuk mencegah obesitas.