Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Di SMP Kabupaten Sijunjung Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yulita, Meli
Advisor:
Oktavianis
Amalina, Nurul
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perilaku Seksual, Remaja.
DOI:
-
Abstract :
Perkembangan fisik, organ seksual serta peningkatan hormon reproduksi remaja menyebabkan perubahan perilaku seksual. Di Indonesia angka seks bebas dari tahun ke tahun terus meningkat yang memberikan dampak buruk para remaja yang merupakan generasi penerus bangsa. Tahun 2020 terjadi 2
kasus perilaku seksual yang menyimpang pada remaja di SMP 45 Sijunjung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi perilaku seksual beresiko di SMP Kabupaten Sijunjung Tahun 2021. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain crossectional study. Penelitian telah
dilaksanakan di SMP Kabupaten Sijunjung pada bulan Juli 2021. Populasi dalam penelitian adalah 32 remaja dan sampel yang digunakan adalah total sampling. Uji yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan 22 orang (68,8%) memiliki pengetahuan rendah, 16 orang (50%) memiliki sikap negative, 19 orang (59,4%) memiliki teman sebaya yang memberikan pengaruh negative, 21 orang (65,6%) pernah mendapatkan informasi perilaku seksual di media massa, 18 orang (56,2%) berisiko melakukan perilaku seksual. pengetahuan (p=0,008), media massa (p=0,027) dengan perilaku seksual. sikap (p=0,075) , teman sebaya (p=0,556) dengan perilaku seksual. Disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, media massa dengan perilaku seksual. Remaja hendaknya memilih pergaulan yang baik sesama remaja dan tidak melakukan penyimpangan perilaku seksual yang dapat merusak kesehatan dan masa depan.
kasus perilaku seksual yang menyimpang pada remaja di SMP 45 Sijunjung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi perilaku seksual beresiko di SMP Kabupaten Sijunjung Tahun 2021. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain crossectional study. Penelitian telah
dilaksanakan di SMP Kabupaten Sijunjung pada bulan Juli 2021. Populasi dalam penelitian adalah 32 remaja dan sampel yang digunakan adalah total sampling. Uji yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan 22 orang (68,8%) memiliki pengetahuan rendah, 16 orang (50%) memiliki sikap negative, 19 orang (59,4%) memiliki teman sebaya yang memberikan pengaruh negative, 21 orang (65,6%) pernah mendapatkan informasi perilaku seksual di media massa, 18 orang (56,2%) berisiko melakukan perilaku seksual. pengetahuan (p=0,008), media massa (p=0,027) dengan perilaku seksual. sikap (p=0,075) , teman sebaya (p=0,556) dengan perilaku seksual. Disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, media massa dengan perilaku seksual. Remaja hendaknya memilih pergaulan yang baik sesama remaja dan tidak melakukan penyimpangan perilaku seksual yang dapat merusak kesehatan dan masa depan.