Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Deteksi Kanker Payudara (SADARI) Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Tebo Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nainggolan, Anjelina
Advisor:
Hasnita, Evi
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Wanita Usia Subur, SADARI, Kanker Payudara.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama diseluruh dunia. Data WHO menunjukkan Indonesia Jumlah kasus baru pada tahun 2020 perempuan semua umur, Kanker Payudara yakni 65.858 kasus (30,8%) dari Jumlah: 213.546 kasus kanker. Tingginya kasus baru kanker dan kematian kanker seharusnya bisa dicegah dengan upaya deteksi dini. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan deteksi kanker payudara (SADARI) pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Muara Tebo Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel yang digunakan adalah wanita usia subur berusia 15-45 tahun berjumlah 98 orang dengan teknik Simple Random Sampling dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 56 orang (57,1%) memiliki pengetahuan yang tinggi, 49 orang (50,0%) memiliki Motivasi rendah dan tinggi, 56 orang (57,1%) memiliki sikap positif, 68 orang (69,4%) terpapar informasi/media, 51 orang (52,0%) mendapatkan dukungan keluarga tinggi. Pengetahuan p = 0,302, sikap p = 0,536, terpapar informasi/media p = 0,137, Dukungan keluarga p = 0,502 dengan pemeriksaan SADARI. Motivasi dengan pemeriksaan SADARI p = 0,025 dan OR 2,782. Disimpulkan tidak ada hubungan pengetahuan, sikap, terpapar informasi/media, dukungan keluarga dengan pemeriksaan SADARI. Ada hubungan motivasi dengan pemeriksaan SADARI. Disarankan bagi wanita usia subur agar lebih termotivasi untuk melakukan SADARI sebagai upaya pencegahan kanker payudara.
Download From Google Drive