Pengaruh Pemberian Ultrasound dan Auto Stretching Terhadap Pengurangan Nyeri Pada Kasus Tendinitis Supraspinatus Di RSUD Sijunjung tahun 2016
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Ningsih, Mitria
Advisor:
Adriani
Munawarah, Siti
Munawarah, Siti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Massage, Nyeri,Tendinitis Supraspinatus,Wicro Wave Diathermy.
DOI:
-
Abstract :
Tendinitis Supraspinatus adalah merupakan peradangan pada tendon otot supraspinatus. Tendinitis supraspinatus adalah penyebab tersering keluhan nyeri bahu. Penderita tendinitis supraspinatus dari tahun ke tahun terus meningkat, di Inggris 14%, di Belanda 12% dan di Indonesia hampir 20% dari penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh pemberian Micro Wave Diathermy dan Massage terhadap penurunan nyeri pada kasus Tendinitis Supraspinatus.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasieksperimen dengan desain one group pre test and post test design. Jumlah sampel peneliti 10 pasien Tendinitis Supraspinatus yang berada di RSUD Solok dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proposive sampling. Berdasarkan kriteria tersebut terpilih 8 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi tentang VAS (Visual Analog Scale) yang diukur sebelum dan sesudah intervensi.
Analisis Uji T-test dependen, menunjukkan bahwa nilai p=0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dua variabel. Adanya hubungan yang bermakna antara Micro Wave Diathermy dan Massage dengan penurunan nyeri pada pasien Tendinitis Supraspinatus di RSUD Solok. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemberian Micro Wave Diathermy dan Massage efektif untuk penurunan nyeri pada kasus Tendinitis Supraspinatus, diharapkan dengan adanya penelitian ini terapi yang telah diteliti dapat berguna dalam memberikan intervensi khususnya pada kasus Tendinitis Suprasinatus.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasieksperimen dengan desain one group pre test and post test design. Jumlah sampel peneliti 10 pasien Tendinitis Supraspinatus yang berada di RSUD Solok dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proposive sampling. Berdasarkan kriteria tersebut terpilih 8 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi tentang VAS (Visual Analog Scale) yang diukur sebelum dan sesudah intervensi.
Analisis Uji T-test dependen, menunjukkan bahwa nilai p=0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dua variabel. Adanya hubungan yang bermakna antara Micro Wave Diathermy dan Massage dengan penurunan nyeri pada pasien Tendinitis Supraspinatus di RSUD Solok. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemberian Micro Wave Diathermy dan Massage efektif untuk penurunan nyeri pada kasus Tendinitis Supraspinatus, diharapkan dengan adanya penelitian ini terapi yang telah diteliti dapat berguna dalam memberikan intervensi khususnya pada kasus Tendinitis Suprasinatus.